Pantau Flash
Baku Tembak dengan TNI-Polri, 2 Teroris MIT Poso Tewas
Update COVID-19 RI: Kasus Positif Naik 6.680 dengan Total 1.341.314
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Sejumlah Perairan Indonesia
Pengamat Sebut Legalitas Minuman Beralkohol Bisa Ciptakan Lapangan Kerja
Presiden Jokowi Resmikan KRL Lintas Yogyakarta-Solo

Duh! Saung Angklung Udjo Bandung Terancam Tutup Akibat Pandemi COVID-19

Duh! Saung Angklung Udjo Bandung Terancam Tutup Akibat Pandemi COVID-19 Saung Angklung Udjo sebelum pandemi COVID-19. (Foto: Antara/Bagus Ahmad Rizaldi)

Pantau.com - Salah satu destinasi wisata di Kota Bandung, Jawa Barat, yang kerap dikunjungi wisatawan mancanegara yakni Saung Ankglung Udjo terancam bangkrut akibat pandemi COVID-19.

Direktur Utama Saung Angklung Udjo Taufik Hidayat mengatakan selama pandemi COVID-19, aktivitas bisnis pariwisata di Saung Angklung Udjo yang berada di Jalan Padasuka Atas, Kota Bandung, itu cukup terpuruk. Menurutnya tak jarang dalam satu pekan tempat itu hanya dikunjungi tak lebih dari 20 orang.

"Bahkan tamunya pernah ibu bapak dan anak kecil tiga orang kemudian pemain 30 orang," kata Taufik di Bandung, Jumat (22/1/2021).

Baca juga: Tanam Puluhan Batang Ganja, Petani Kopi Ini Pasang Pagar dengan Aliran Listrik di Kebunnya

Dalam kondisi normal, menurutnya Saung Angklung Udjo mampu menarik pengunjung hingga 2.000 orang per hari. Menurutnya kondisi pandemi menyebabkan para wisatawan enggan untuk berkunjung karena harus melengkapi sejumlah syarat berkaitan dengan protokol kesehatan.

Selain itu, kata dia, mayoritas pengunjung Saung Angklung Udjo itu merupakan pelajar dan wisatawan. Namun kedua elemen wisatawan itu selama pandemi memang dibatasi aktivitasnya.

"Kita 90 persen  pelajar yang rombongan bus dan orang bule. Ini mancanegara dan anak sekolah kan berhenti nih," katanya.

Baca juga: Viral Video Oknum Satpol PP Pukul Sopir Truk di Cimahi saat Razia Prokes

Akibatnya, dia mengatakan, kini manajemen Saung Angklung Udjo mencatat sudah melakukan pemutusan hubungan kerja kepada 90 persen lebih pegawainya. Dari sebanyak 600 pegawai yang bekerja pada masa normal, kini tersisa 40 orang yang masih bekerja. "Pengurangan pegawai bukan akan, tapi sudah sebagian bulan-bulan kemarin. Dari 600 sekarang cuma 40," kata Taufik.

Maka dari itu, ia berharap pemerintah dapat membantu memberi solusi terkait ancaman bangkrutnya Saung Angklung Udjo itu. Ia pun meminta masyarakat lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Mari kita sadar menjaga protokol kesehatan agar pemerintah tidak sulit mengendalikan. Kalau sudah mengerti kan kita bisa berjalan dan sesuai standar yang bisa disepakati bersama," kata dia.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Noor Pratiwi
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: