Eks Mendag Buka-bukaan Soal Mafia Migor Terhadap Kejagung

Headline
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejaksaan Agung Supardi memberikan keterangan pers usai pemeriksaan mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi di Gedung Bundar, Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (21/6/2022). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Pantau – Direktur Penyidikan (Dirdik) Jampidsus Kejagung Supardi menyebut Eks Menteri Perdagangan (Mendag) M Lutfi buka-bukaan saat dimintai keterangan.

Mantan Mendag itu diperiksa Kejagung sekitar 12 jam terkait kasus ekspor crude palm oil (CPO) atau bahan baku minyak goreng yang disalahgunakan.

“Pak Lutfi itu sudah membuka semua. Artinya dia mencoba terbuka, dia terbuka betul apa yang dia dengar, dia lihat dan alami. Cuma saya tidak bisa sampaikan,” kata Supardi di Gedung Bundar Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jaksel, Rabu (22/6/2022).

Supardi menerangkan M Lutfi dicecar sekitar 15 pertanyaan. Supardi menyebut M Lutfi diperiksa sebagai saksi untuk pembuktian terhadap 5 orang yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

“Pertanyaan banyak, lebih dari 15 pertanyaan, lebih. Jadi memang pada hari ini mantan Menteri Perdagangan diperiksa sebagai saksi terkait apa yang dia ketahui, apa dia dengar dengan alami untuk pembuktian terhadap 5 tersangka,” ujar Supardi.

Diketahui, M Lutfi selesai diperiksa Kejaksaan Agung (Kejagung) sebagai saksi dalam kasus ini. M Lutfi sudah diperiksa selama 12 jam.

Muhammad Lutfi diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri (Dirjen Daglu) Kemendag Indrasari Wisnu Wardhana ​​​​​​ dan Lin Che Wei.

Kejagung menjelaskan, pihaknya menggali keterangan terkait latar belakang dan implementasi berbagai peraturan yang terbit dari Kementerian Perdagangan seperti aturan harga eceran tertinggi (HET), ketentuan ekspor, ketentuan DMO dan lain beberapa ketentuan yang menyangkut terbitnya persetujuan ekspor (PE).

“Juga ditanya terkait dengan pengetahuan yang dialami, didengar oleh saksi terkait para tersangka tadi, juga dikonfrontir dengan berbagai bukti-bukti yang telah disita sebelumnya. Kan ada beberapa bukti sebelumnya,” ujar Supardi.

Dalam pemeriksaan tersebut, Supardi juga mengatakan pihaknya belum menemukan fakta terkait suap yang diduga diterima Lutfi dari para pengusaha sawit.

“Jadi sampai saat ini kami belum bisa menemukan fakta itu (suap),” kata Supardi.

M Lutfi keluar dari Gedung Bundar Jampidsus Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pukul 21.09 WIB. Lutfi diketahui diperiksa sejak pukul 09.10 WIB.

Setelah diperiksa Lutfi mengaku kedatangannya untuk menjalankan tugas sebagai warga negara yang taat hukum.

“Hari ini saya menjalankan tugas saya sebagai rakyat Indonesia memenuhi, yang taat kepada hukum memenuhi panggilan sebagai saksi di Kejaksaan Agung,” kata Lutfi di Gedung Bundar Kejagung, Jaksel, Rabu (22/6/2022).

Lutfi menyebut datang tepat waktu hari ini. Lufti juga mengaku menjawab seluruh pertanyaan penyidik dengan sebenar-benarnya.

“Tadi saya sudah datang tepat waktu, tepat hari dan melaksanakan semua yang ditanyakan saya jawab dengan sebenar-benarnya,” ujar Lutfi.

Lutfi enggan mengungkap apa saja materi pertanyaan yang diajukan kepadanya. Dia meminta hal itu untuk ditanyakan ke penyidik Kejagung.

“Saya berterima kasih juga kepada teman-teman media yang menunggu sejak jam 09.00 WIB pagi. Tetapi saya tidak akan jawab karena semua materinya silakan tanyakan kepada penyidik,” ungkapnya.

Tim Pantau
Editor
Desi Wahyuni
Penulis
Desi Wahyuni