Pantau Flash
Satgas Laporkan 5.910.921 Jiwa Warga Indonesia Telah Mendapatkan Vaksinasi Lengkap
Polisi Libatkan Interpol Buru Pria Mengaku Nabi ke-26
Kanada Kembali Laporkan Kasus Pembekuan Darah Akibat Vaksin AstraZeneca
Penerima Vaksin COVID-19 Bertambah 95.060 Menjadi Total 10.801.244 Orang
Fly Over Cakung Bakal Uji Coba Perdana pada 19 hingga 21 April

Eks Warga Timtim Pro NKRI Turut Mendoakan BJ Habibie

Eks Warga Timtim Pro NKRI Turut Mendoakan BJ Habibie BJ Habibie. (Foto: Pantau.com/Tommy Adi Wibowo)

Pantau.com - Mantan Juru Bicara Pro Otonomi, Florencio Mario Vieira, mengatakan warga Timor Timur pro NKRI yang menetap di Indonesia pasti memaafkan dan mendoakan almarhum BJ Habibie agar tenang di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

"Keputusan Habibie melaksanakan jajak pendapat di Timur Timur bagi pihak pro kemerdekaan pasti gembira, sedangkan yang pro Indonesia pasti merasa kecewa, tetapi sebagai warga Timur Timur pro NKRI yang menetap di Indonesia pasti memaafkan dan mendoakan almarhum BJ Habibie," kata Florencio Mario Vieira, di Kupang, Kamis (12/9/2019).

Baca juga: SBY Cerita Kedekatan dengan Habibie Setelah Ainun dan Ani Wafat

Menurut Mario, peran BJ Habibie sangat penting dalam sejarah Timor Timur melalui keputusannya tentang jajak Pendapat di Timor-Timur.

Dia mengatakan, bagi pihak yang pro kemerdekaan pasti gembira dan menyambut keputusan itu, sedangkan yang Pro Indonesia pasti merasa kecewa dan berdampak terhadap ratusan ribu warga yang meninggalkan bumi Loro Sae dan tinggal di kamp-kamp pengungsi.

Selama 20 tahun hidup di luar tanah kelahiran, banyak warga eks Timtim yang memilih bergabung ke NKRI, dan menjadi warga negara Indonesia, sudah mulai menerima kenyataan hidup dalam ketidakpastian.

Baca juga: Kenang Habibie dari Baju Tradisional Melayu Berwarna Kuning

Dia menambahkan, dari aspek demokratis, keputusan jajak pendapat layak disebut demokratis, namun momentum pengambilan keputusan kurang tepat.

"Dari aspek demokratis layak, namun momentumnya kurang tepat atau terburu-buru sehingga hasilnya chaos besar-besaran dan berdampak pada banyaknya korban di kedua belah pihak," kata Mario Viera.

Bahkan chaos tersebut membuat embargo dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terhadap Indonesia.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: