Eng Ing Eng.. Tuan Tanah ‘Kuburan’ Bansos Jokowi Siap Tempuh Jalur Hukum

Headline
Beras bantuan sosial (bansos) ditimbun dalam tanah di Depok. (Foto: Tangkapan layar)

Pantau – Penemuan beras bantuan sosial (bansos) yang dikubur dalam tanah lapang di Kota Depok itu sempat viral di media sosial.

Melalui akun instagram @memomedsos, Rudi Samin, selaku Tuan tanah atau pemilik tanah itu mengungkapkan rencananya untuk menempuh jalur hukum.

“Pasti saya akan lakukan jalur hukum. Saya juga tidak terima kenapa dipendam di tanah saya?,” kata Rudi dalam unggahan di Instagram tersebut, yang dikutip oleh Pantau.com, Senin (1/8/2022).

Rudi mengatakan bahwa tanahnya disewa tanpa izin atau secara ilegal. Sehingga dirinya merasa dirugikan.

“Pertama ditanamnya bansos di atas tanah saya, kedua, dia pakai tanah saya 9 tahun sejak berdirinya JNE, tidak pernah bayar,” katanya.

Diketahui, sejumlah karung beras ditimbun didalam tanah lapang yang berada di Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat. Dilaporkan, yang akhirnya beras-beras itu menyebarkan bau busuk.

Video pemenuan itu diunggah oleh beberapa akun Instagram yang salah satunya adalah @kabarnegri, Minggu (31/7/2022). Tampak dalam video pendek tersebut, beras-beras itu ditimbun dalam tanah dan dibungkus karung berukuran 20 kilogram, bahkan ada yang ditutup terpal biru.

Dikabarkan, beberapa karung beras itu bertuliskan ‘Beras Kita’. Tampak karung-karung beras ada yang sebagian terbuka dan memperlihatkan beras sudah membusuk.

Tim Pantau
Editor
Firdha Rizki Amalia