Pantau Flash
TransJakarta Uji Coba Bus Listrik Rute Balai Kota-Blok M
Pencairan Gaji ke-13 PNS Masih 'Mengambang'
Tinjau Penanganan COVID-19, Doni hingga Menkes Terawan Sambangi Papua Barat
Komnas Anak Layangkan Panggilan ke-2 pada Lembaga Pimpinan Anies Baswedan
KPK Setor Rp500 Juta dari Perkara Kabid Pembangunan Jalan Muara Enim

ERP Diklaim Solusi Terbaik Hadapi Kemacetan Jakarta di Tahun 2020

ERP Diklaim Solusi Terbaik Hadapi Kemacetan Jakarta di Tahun 2020 Kendaraan melintas di bawah papan informasi electronic road pricing (ERP) di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (11/9/2019). (Foto: Antara/Galih Pradipta)

Pantau.com - Pengamat transportasi Budiyanto mengatakan sistem Electronic Road Pricing (ERP) sudah tepat jika diterapkan pada 2020 mengingat lalu lintas Jakarta sudah semakin padat.

Budiyanto menilai sistem ERP dapat menambahkan pemasukan daerah dan negara karena menggunakan sistem nonretribusi atau Penghasilan Negara Bukan Pajak (PNBP).

"Biaya yang dipunggut dari ERP dapat dipergunakan untuk membangun, memelihara sarana, prasarana jalan dan fasilitas pendukungnya dalam rangka peningkatan pelayanan masyarakat," kata Budiyanto di Jakarta.

Baca juga: BPTJ Sebut ERP Akan Berkonsep Sama dengan E-Tilang

Mantan Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro itu turut mengatakan rekayasa pengendalian arus lalu lintas ERP dinilai tepat karena sesuai dengan amanat UU 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Budiyanto menilai dengan adanya ERP tentu dapat mendorong masyarakat pengguna kendaraan pribadi beralih ke kendaraan umum karena masyarakat hanya memiliki dua pilihan.

"Pengguna jalan hanya ada dua pilihan, akan melalui lokasi ruang ERP atau tidak. Jika memilih melewati lokasi ERP tentu mengambil resiko membayar dan memilih alternatif di luar lokasi ERP berarti tidak membayar," kata Budiyanto.

Sebelumnya, BPTJ bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengatakan kebijakan ERP atau jalan berbayar akan segera diimplementasikan di Ibu Kota dan daerah perbatasan menuju Jakarta pada 2020.

Baca juga: 8 Kamera Analitik Kecepatan Dipasang di Jalan Tol Berlakukan e-Tilang

Hingga saat ini diketahui ada tiga kategori jalur yang akan diterapkan ketentuan jalan berbayar yaitu Ring 1 untuk daerah Jalan Sudirman-Jalan M.H Thamrin yang berada di pusat kota Jakarta.

Ring 2 di kawasan yang ditetapkan dalam aturan perluasan ganjil genap. Ring 3 di kawasan perbatasan yang merupakan jalan nasional antara Ibu Kota Jakarta dengan daerah lainnya.

BPTJ secara khusus akan mengelola ERP yang berada di jalur Ring 3 yang merupakan perbatasan jalan nasional antara daerah lainnya dengan wilayah DKI Jakarta.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta