Pantau Flash
Jaksa Agung Bantah Pernah Komunikasi dengan Djoko Tjandra
PSBB Ketat Jakarta Kembali Diperpanjang 14 Hari
Kasus Positif COVID-19 di RI Capai 262.022, Jumlah Meninggal Dunia 10.105
Febri Diansyah Mundur dari KPK
Idap Kanker Paru Stadium 4, Suami Bupati Bogor Ade Yasin Tutup Usia

Esemka: Kami Bukan Mobil Nasional

Headline
Esemka: Kami Bukan Mobil Nasional Mobil ESEMKA Rajawali R2 2014 (Foto: Wikicommon)

Pantau.com - Presiden Direktur PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK), Eddy Wirajaya menolak anggapan yang menyebut Esemka adalah mobil nasional. Eddy tak ingin publik salah persepsi terkait produknya tersebut. 

"Kami bukan mobil nasional, kami mobil produksi di Indonesia. Jadi jangan salah persepsi soal mobil nasional kan cukup luas pengertiannya," kata Eddy di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa (13/8/2019). 

"Kita bukan mobil nasional, tapi kita produksi di Indonesia. Pure Indonesia. Kami harapkan kebanggaan kita merah putih itu," sambung Eddy. 

Baca juga: Hmmmm.... Jelang Pilpres Mobil ESEMKA Berikan Kabar, Ada Apa Nih?

Kini, produsen mobil Esemka tengah mempersiapkan fasilitas produksi untuk komersial mobil niaga atau pick up di Boyolali.

"Kendaraan penumpang belum, karena kita masih dedikasikan untuk pick up, kita sedang berproses," kata Eddy.

Untuk memulai tahap perencanaan produksi, perusahaan menggunakan sistem transfer teknologi dengan membeli prototype vehicle sebagai contoh barang yang akan produksi.

Selanjutnya, Esemka membeli komponen kendaraan dalam bentuk terurai lengkap dari dalam dan luar negeri, yang digunakan untuk melatih tenaga kerja dalam upaya meningkatkan kemampuan individu serta membangun kerja sama tim dalam memproduksi kendaraan.

Sampai dengan saat ini, Esemka menjalin kerja sama dengan perusahaan lokal untuk pengadaan suku cadang kendaraan, antara Iain untuk ban, velg, kaca, accu, alternator, starter, filter-filter, jok, grill, knalpot, van belt, bak kargo, tangki bahan bakar, chassis, dan per daun.

Baca juga: Pengamat Minta Mobil Esemka Produksi Angkutan Umum

Eddy menyampaikan, rantai pasokan suku cadang nasional kendaraan bermotor roda empat kepada PT Solo Manufaktur Kreasi ini diharapkan dapat memiliki kontribusi dalam mendorong pertumbuhan industri komponen kendaraan bermotor roda empat yang pada akhirnya dapat pula mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia secara nasional.

lnisiatif Kementerian Perindustrian dalam menyelenggarakan Pameran produksi komponen kendaraan bermotor roda empat, dipandang sebagai langkah yang sangat strategis dalam mendorong program kemitraan para produsen suku cadang nasional dengan produsen mobil lokal maupun international.

"Program pameran ini juga akan mempercepat interaksi positif antara produsen suku cadang dengan PT Solo Manufaktur Kreasi dalam memasok kebutuhan suku cadang dalam negeri," ungkap Eddy.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: