Fahmi Alamsyah Eks Pengelola Koperasi Media Ternama jadi Penasihat Ahli Kapolri, ‘kok’ Bikin Release Sambo

Headline
Fahmi Alamsyah bersama Irjen Ferdy Sambo. (Foto: Tangkapan layar)

Pantau – Timsus Polri sedang mendalami dugaan keterlibatan Penasihat Kapolri bidang Komunikasi Publik Fahmi Alamsyah dalam kasus pembunuhan Brigadir J. Disinyalir Fahmi Alamsyah mengetahui peristiwa pembunuhan sejak hari pertama.

“Para Penasehat Ahli kapolri yang lain kecewa atas yang bersangkutan. Karena, ternyata dia tahu dari sejak hari pertama kejadian. Bahkan sudah ketemu Pak Irjen FS malam itu juga. Kemudian melakukan, membantu atas permintaan Pak FS menyusun draf rilis katakanlah benar seperti itu,” kata Penasihat Ahli Kapolri Bidang Hukum Pidana, Chaerul Huda, seperti yang dilihat tim Pantau.com, Senin (15/8/2022).

Huda mengtakan bahwa sejak awal Fahmi menginformasikan permintaan FS itu ke para Penasihat Ahli Kapolri yang lain, sehingga masukannya bisa dinilai oleh yang lain. Namun Penasihat Ahli Kapolri, Sisno Adiwinoto masih berfikir bahwa berita itu hoax.

“Pak Sisno, ketua kami masih berpikir positif bahwa itu hoax sehingga minta Fahmi menggunakan hak jawab. Tapi dia tidak respons sampai akhirnya dia mengaku seperti yang dikatakan tadi, dia hanya menyusun draf rilis,” tuturnya.

Untuk diketahui jumlah Penasihat Ahli Kapolri sebanyak 17 orang, yakni:
1. Agus Rahardjo (bidang penanganan korupsi),
2. Indriyanto Seno Adji (bidang hukum),
3. Indria Samego (bidang ilmu politik),
4. Chaerul Huda (bidang hukum pidana),
5. Fachry Aly (bidang sosiologi),
6. Hendardi (bidang HAM),
7. Muradi (bidang keamanan dan politik),
8. Hermawan Sulistyo (bidang politik),
9. Nur Kholis (bidang HAM),
10. Sisno Adiwinoto (bidang ilmu kepolisian sekaligus Ketua Penasihat Ahli Kapolri),
11. Adi Indrayanto (bidang informasi teknologi),
12. Fahmi Alamsyah (bidang komunikasi publik),
13. Rustika Herlambang (bidang media sosial),
14. Refly Harun (bidang tata negara),
15. Ifdal Kasim (bidang HAM),
16. Wildan Syafitri (bidang ekonomi),
17. Andy Soebjakto Molanggato (bidang pergerakan kepemudaan).

Tim Pantau
Editor
Renalya Arinda