Aplikasi Rukun Aplikasi Rukun
Pantau Flash
Kunjungi Tasta Tabanan Wildlife Park, Bamsoet Dukung Konservasi Flora Fauna
Ganggu Dominasi Duterte, Manny Pacquiao Akan Maju sebagai Capres Filipina
Deklarasikan Dukungan di Pilpres 2024, Sahabat Ganjar Siap Tempur di 17 Negara
Update COVID-19 Indonesia 19 September 2021, Kasus Aktif Turun 4.097, Sembuh Bertambah 6.186 Orang
Alhamdulillah Kabar Baik Lagi, Sebanyak 1.140.750 Dosis Vaksin Pfizer Tiba di Indonesia

Fakta Mengejutkan Terungkap, Anies Sebut Hanya 96.600 Warga Jakarta yang Positif Covid-19 Meski Sudah Divaksin

Headline
Fakta Mengejutkan Terungkap, Anies Sebut Hanya 96.600 Warga Jakarta yang Positif Covid-19 Meski Sudah Divaksin Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau gerai serbuan vaksin di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (11/07/2021). ANTARA/HO Pemprov DKI Jakarta

Pantau.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan hanya 2,3 persen dari 4,2 juta warga pemilik kartu tanda penduduk (KTP) Jakarta yang sudah divaksin dosis pertama, terinfeksi COVID-19.

"Angkanya kecil sekali," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jakarta, Sabtu (31/7/2021).

Apabila dikalkulasi, lanjut Anies, maka 2,3 persen tersebut sekitar 96.600 orang warga Ibu Kota yang terpapar COVID-19 dari sekitar 4,2 juta warga DKI Jakarta yang sudah divaksin dosis pertama.

Menurut dia, sebagian besar dari 2,3 persen warga DKI itu tidak bergejala atau bergejala ringan.

Sedangkan, lanjut dia, dari 4,2 juta warga ber-KTP DKI Jakarta yang sudah divaksin dosis pertama itu, sekitar 0,013 persen di antaranya meninggal dunia karena terpapar COVID-19.

"Atau kira-kira 13 per 100 ribu penduduk itu yang meninggal," ucap Anies.

Dengan data riset medis tersebut, Anies meyakini orang yang sudah divaksin memiliki risiko terpapar dan kematian dari penyakit akibat virus SARS CoV-2 itu, jauh lebih kecil.

"Kenyataannya vaksin amat mengurangi risiko keparahan dan risiko kematian," imbuh Anies.

Untuk itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu kembali mengajak warga DKI Jakarta untuk menjalani vaksinasi.

Warga, lanjut dia, tinggal mendaftar melalui aplikasi Jakarta Kini (Jaki) atau langsung mendatangi sentra vaksinasi.

Tak hanya melalui sentra vaksinasi, di Jakarta juga ada layanan vaksinasi melalui mobil keliling yang menyasar sejumlah lokasi padat penduduk.

Adapun sasaran vaksinasi di DKI Jakarta mencapai 8,81 juta orang.

Berdasarkan data corona.jakarta.go.id pada Sabtu (31/7) tercatat vaksinasi untuk dosis pertama diberikan kepada 7.507.340 orang atau 85,2 persen dari target 8,81 juta orang.

Untuk vaksinasi dosis kedua mencapai 2.667.299 orang dan dosis ketiga khusus untuk tenaga kesehatan sebanyak 3.547 orang.

Tim Pantau
Editor
Adryan N
Penulis
Adryan N

Berita Terkait: