Pantau Flash
KKP Lumpuhkan Dua Kapal Berbendera Vietnam yang Curi Ikan di Laut Natuna
Ribuan Pekerja di DKI Jakarta Terkena PHK Akibat Pandemi Virus Korona
Kecelakaan di Tol Jagorawi, Wakil Jaksa Agung Dr Arminsyah Meninggal Dunia
Update COVID-19 di Indonesia 4 April: Korban Positif Tembus 2 Ribu Orang
Pasien COVID-19 di Wisma Atlet Capai 519 Orang

Gagalkan Peredaran Narkoba, Polda Sumsel Sita 16 Kg Sabu dan Ciduk 4 Kurir

Headline
Gagalkan Peredaran Narkoba, Polda Sumsel Sita 16 Kg Sabu dan Ciduk 4 Kurir Direktur Ditnarkoba Polda Sumsel Kombes Pol Farman dan Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Seorang pria bernama Adnan diringkus polisi karena kedapatan membawa 16 kilogram sabu-sabu dan 12 butir pil ekstasi. Pria asal Aceh itu ditangkap pada Selasa pagi, 20 Agustus 2019, sekitar pukul 08.00 WIB, saat melintas di Jalan lintas Talang Gunung, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan. 

Dari hasil pengembangan, ternyata didapati tiga tersangka lain yang juga bertugas sebagai kurir, yakni Lutfi (38), Rusli (47), dan Andi Arman (40) asal Tembilahan, Riau. Dari ketiganya, turut diamankan 100 gram sabu. Keempat orang ini masih satu jaringan narkoba.

"Pada saat petugas melaksanakan razia, tiba-tiba ada sebuah mobil berwarna hitam yang mencurigakan, anggota lantas memberhentikan mobil itu dan saat digeledah ditemukan 2 buah tas mencurigakan di bagian bagasi mobil," kata Direktur Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Farman, di Palembang, Jumat (23/8/2019).


Baca juga: Polda Sumsel Ungkap Hasil TPPU Bandar Narkoba Danil Saputra Senilai Rp8 M

Kombes Farman menambahkan, saat tas itu dibuka, ditemukan 16 paket besar besar sabu-sabu yang dibungkus plastik berwarna hijau dengan merek Guanyingwang. Tak tinggal diam, polisi yang mendapati temuan itu lantas menggiring Adnan ke Polres Empat Lawang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Total berat bruto mencapai 16 kilogram dan 12 butir pil ekstasi beserta pecahan warna krem logo gold. Kemudian tersangka berikut barang bukti dibawa ke Polres Empat Lawang untuk diperiksa," lanjut Farman.

Seluruh barang bukti, rencananya akan dibawa ke Palembang untuk diedarkan. Tim gabungan Polda dan Polres disebut kini tengah mendalami jaringan lain di kasus tersebut.

Baca juga: PMJ, Polda Sumsel, dan Polresta Palembang Ungkap Pengedar 50 Kg Sabu

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka terancam dijerat Pasal 114 ayat 2 UU 35/2009 subsider Pasal 112 ayat 2 UU 35/2009 dengan ancaman hukuman pidana paling singkat 5 tahun, dan paling lama 20 tahun bui.

"Temuan ini dapat menyelamatkan 96.024 anak bangsa dari bahaya narkoba," pungkas Farman.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK