Pantau Flash
Trump Berharap Seluruh Warga AS Disuntik Vaksin COVID-19 April 2021
Giannis Antetokounmpo MVP NBA 2020, Kalahkan King James dan Harden
Depok Berikan Kelonggaran Terhadap Aktivitas Warga 2 Pekan ke Depan
Rektor IPB Positif COVID-19 Tanpa Tunjukkan Gejala
Tambahan Kasus Harian COVID-19 RI Rekor Lagi, 4.168 Dinyatakan Positif

Golkar Angkat Bicara Soal Klaim Demokrat Merapat ke Pemerintah

Golkar Angkat Bicara Soal Klaim Demokrat Merapat ke Pemerintah Ilustrasi (Foto: Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan, semakin banyak dukungan yang mengalir kepada pemerintahan Jokowi-Ma'ruf akan semakin baik. Menurutnya, hal tersebut mencerminkan semangat gotong-royong.

Pernyataan Ace ini menanggapi klaim Kadiv Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean yang menyebut bahwa partrainya sudah resmi bergabung dengan pemerintahan Jokowi-Ma’ruf dalam lima tahun ke depan.

"Semakin banyak dukungan terhadap pemerintahan Jokowi-Kiai Ma’ruf tentu semakin baik. Ini mencerminkan semangat kebersamaan dan gotong royong dalam membangun bangsa ini," kata Ace saat dihubungi, Rabu (14/8/2019).

Baca Juga: Demokrat Resmi Gabung ke Pemerintahan Jokowi, Kata Ferdinand Hutahaean

Ace meyakini jika benar Demokrat menyatakan dukungan dan merapat ke pemerintahan harus bisa bertanggung jawab dalam membangun bangsa ke depan.

"Soal bagaimana peran dan posisi dalam pemerintahan dari partai-partai yang tidak bersama dalam berjuang memenangkan pasangan Jokowi-Kiai Ma’ruf tentu akan dibicarakan dalam koalisi," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Kadiv Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean mengungkapkan, sikap partainya resmi ingin membantu dan ikut memperkuat pemerintahan Jokowi-Ma'ruf dalam lima tahun mendatang.

Baca Juga: Demokrat Disebut Merapat ke Pemerintahan, PKB Bicara Pentingnya Oposisi

Ferdinand mengatakan, partai berlambang mercy itu ingin membantu Jokowi dalam menyelesaikan permasalahan bangsa. Hanya saja soal keputusan apakah ikut bergabung dalam koalisi atau tidak, hal itu bergantung terhadap kebijakan Jokowi.

Ferdinand menyebut, keputusan ataau keinginginan untuk membantu pemerintahan Jokowi-Ma'ruf ke depan merupakan sikap resmi partainya. Menurutnya, sikap tersebut sudah diambil pasca 40 hari meninggalnya Ani Yudhoyono, istri Ketua Umum Demokrat sekaligus Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: