Hamilton Spa akan Ditutup Permanen karena Kegiatan Prostitusi Dikemas ‘Bungkus Night’

Headline
Tangkapan layar - Poster acara "Bungkus Night" yang sempat viral di media sosial kini dalam pemeriksaan polisi, Jakarta Selatan, Senin. (20/6/2022).(NTARA/hamilton.urbanica/Luthfia Miranda Putri

Pantau – Hamilton Spa di Jalan Wijaya, Jakarta Selatan, terancam ditutup permanen usai kegiatannya bertajuk “Bungkus Night” yang akan diadakan Jumat (24/6/2022) tercium.

Acara yang digelar di tempat spa dan pijat itu bertujuan untuk hubungan seksual.

Kasatpol PP DKI Jakarta, Arifin, mengatakan pihaknya sudah mengikuti perkembangan kasus ini bersama Dinas Parekraf.

“Kalau pelanggarannya berupa adanya kegiatan pelanggaran prostitusi, maka mengacu ketentuan Pergub 18 Tahun 2018, maka tindakan sanksi yang bisa dikenakan adalah penutupan secara permanan,” ujar Arifin, Selasa (21/6/2022).

Arifin mengatakan Satpol PP akan langsung melakukan penutupan permanen dan pencabutan izin usaha Hamilton Spa jika sudah mendapatkan surat rekomendasi dari Dinas Parekraf DKI Jakarta.

“Satpol PP menunggu ada rekomendasi yang disampaikan Dinas Parekraf terkait pelanggaran yang terjadi di Hamilton,” katanya.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ridwan Soplanit, mengatakan bahwa acara ‘Bungkus Night’ bertujuan untuk hubungan intim.

“Jadi berdasarkan keterangan yang kita ambil dari mereka yang dimaksud ‘bungkus’ itu maksdunya hubungan badan, hubungan intim,” kata Ridwan saat dimintai konfirmasi pada Senin (20/6/2022).

Menurut Ridwan, kelima orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu memiliki peran dalam acara tersebut, yaitu karyawan tempat spa tersebut. Polisi pun akan terus mengembangkan dalam penyelidikan kasus itu.

“Orang dalam, pemijat spanya. Makanya kita masih pengembangan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kelima tersangka itu kini telah diamankan dan ditahan di Mapolres Jakarta Metro Selatan.

Atas kasus tersebut, kelima tersangka kini dijerat dengan Pasal 27 dan Pasal 45 UU ITE serta UU Pornografi.

Tim Pantau
Editor
Aries Setiawan