Harapan Megawati yang masih Terganjal, Amendemen UUD 1945 MPR Lembaga Tertinggi

Headline
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-2 PDIP di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (21/6/2022).Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-2 PDIP di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (21/6/2022).

Pantau – Meskipun memiliki pengaruh yang cukup besar, tidak semua harapan Megawati Soekarnoputri bisa terlaksana. Di antaranya amendemen UUD 1945 agar MPR kembali menjadi lembaga negara tertinggi.

“Orang baru mau minta satu kali amendemen, satu kali dan tidak ada sembunyi, MPR itu harus naik lagi menjadi tertinggi, alah gitu aja ribut,” kata Megawati dalam penutupan Rakernas di Sekolah PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (23/6/2022).

Beberapa waktu lalu, isu amendemen ini sempat ramai di publik. Sejumlah pihak kontra terhadap amendemen itu karena diniai akan mengembalikan Presiden dipilih MPR bukan rakyat secara langsung.

Setidaknya, Megawati sudah menyuarakan amendemen ini sejak 2013 lalu. Namun hampir 10 tahun menjadi partai penguasa, keinginan Megawati itu belum juga terlaksana.

Tim Pantau
Reporter
Tim Redaksi
Editor
Muhammad Rodhi