Harga Mati PAN untuk Seorang Zulkifli Hasan

Ketua Komisi VIII DPR-RI Fraksi PANKetua Komisi VIII DPR-RI Fraksi PAN

Pantau.com – Partai
Amanat Nasional (PAN) belum memastikan langkah politik jelang Pemilihan Umum
2019 mendatang. PAN juga belum memastikan apakah tetap bersama di dalam payung koalisi Merah Putih. 


Ketua Komisi VIII DPR Fraksi PAN, Ali Taher mengatakan, saat ini pihaknya akan melihat dinamika di lapangan sebelum mengambil keputusan. Sejauh ini, PAN tetap
akan mendorong ketua umumnya, Zulkifli Hasan sebagai capres atau cawapres pada
pemilu mendatang.


“(PAN) Terbuka, tergantung dinamika politik internal partai PAN,” ujar Ali Taher
di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (31/1/2018).


Baca juga: PKB Akan Dukung Prabowo Jadi Capres 2019, Asal…..


Saat
ditanya lebih jauh terkait arah koalisi, Ali belum dapat memastikan langkah
yang akan diambil partainya. Bisa saja, tambah dia, bergabung dengan pemerintahan Jokowi. 
“(Dukungan ke
Jokowi) barang yang sama-sama kita tahu, kita lihat saja,” ujar Ali.


Namun
yang pasti, PAN sudah mempunyai calon yang akan diajukan di pemilu 2019, yakni
sang ketua umum Zulkifli Hasan. Jika Zulkifli dijadikan calon presiden, tentu
harus membentuk poros koalisi baru.


Namun jika menjadi cawapres, PAN bisa saja mengajukan Zulkifli sebagai cawapres bagi Jokowi atau
Prabowo Subianto yang digadang-gadang akan segera mendeklarasikan diri untuk maju Pilpres 2019.


Baca juga: Prabowo Subianto Deklarasi ‘Nyapres’ Saat Ultah Gerindra?


“Karena
PAN sudah mendorong beliau (Zulkifli Hasan) jadi presiden atau wakil presiden.
Presiden, minimal wakil presidenlah kita perjuangkan,” kata Ali.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Adryan N