Pantau Flash
Tingkatkan Kepatuhan Penjual Rokok dan Masyarakat, Bea Cukai Gelar Operasi Pasar
Wapres Akui Vaksinasi COVID-19 di Indonesia Masih Lamban
Bamsoet Ingatkan Dampak Perubahan Iklim Terhadap Ketahanan Pangan
Menparekraf Ajak Pramuwisata Tingkatkan Pemahaman Tentang Pariwisata Berkelanjutan
Jadi Lokasi Penembakan dan Langgar Prokes, Kafe RM Ditutup Permanen

Hari Keempat Banjir Kalsel, Tinggi Air di Banjarmasin Belum Turun

Headline
Hari Keempat Banjir Kalsel, Tinggi Air di Banjarmasin Belum Turun Banjir di daerah Sungai Andai Banjarmasin Utara, Minggu (17/1). ANTARA/Sukarli

Pantau.com - Hari keempat banjir di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, tinggi air tidak juga menurun, malah naik meski tidak ada turun hujan karena kondisi air laut masih pasang dan air kiriman dari hulu.

"Malam tadi selain pasang tinggi juga kiriman air dari hulu dan daerah tetangga sudah mengisi ke sungai-sungai kita," ujar Kabid Sungai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dispupr) Kota Banjarmasin Hizbulwathoni di Banjarmasin, Minggu (17/1/2021).

Kota Banjarmasin berada di paling hilir Sungai Martapura, hingga ketika sungai-sungai meluap, air turun ke pemukiman warga hingga banjir makin tinggi.

Baca juga: Tak Ada Hujan, Hari Ketiga Banjir di Kalsel Air Semakin Naik

Menurut Thony, sapaan akrabnya, air laut pasang yang masuk ke seratus lebih sungai-sungai di Kota Banjarmasin, dengan intensitas yang masih sama dengan hari kemarin (16/1).

"Kalau pasang tingginya diprediksi hingga besok (18/1), lalu akan berangsur-angsur menuju pasang normal, kita perkirakan tanggal 21 Januari pasangnya sudah normal," ujarnya.

Yang belum bisa diprediksi, ungkap Thony, adalah air kiriman dari bagi hulu Sungai Martapura, di mana daerah tetangga bagian hulu seperti Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru dan daerah Banua enam sedang mengalami banjir parah.

"Nah, air banjir dari daerah hulu itu yang kita tidak tahu sampai kapan berakhirnya, sehingga kita tetap waspada," paparnya.

Dari pantauan di lapangan, banjir di daerah Sungai Andai, Banjarmasin Utara memang naik dari hari sebelumnya, bahkan sebagian harus warga harus mengungsi ke tempat aman, karena air sudah masuk ke dalam rumah.

"Memang air banjir hari ini naik dibanding kemarin," ujar Samsuri warga Komplek Kayu Bulan Sungai Andai Banjarmasin Utara, Minggu.

Baca juga: 5 Mayat Ditemukan Pascabanjir Kalsel, Masih Ada Puluhan Korban Jiwa Lainnya

Menurut dia, air mulai naik di daerahnya pada pukul 23.00 WITA, Sabtu, hingga pukul 03.00 WITA, Minggu, setelah itu ada penurunan hingga pagi ini.  "Semoga tidak naik lagi malam ini," ujarnya.

Kota Banjarmasin sudah menetapkan status siaga darurat bencana banjir pada 15 Januari 2021, sehingga membuat posko dan dapur umum untuk korban banjir.

Sebelumnya, BPBD Kota Banjarmasin menyampaikan sekitar 9.600 jiwa menjadi korban banjir, bahkan sekitar 500 jiwa terpaksa mengungsi ke tempat aman.



Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: