Pantau Flash
Lagi, RSHS Bandung Tangani Pasien Suspect Virus Korona
WHO: Dunia Harus Bertindak Cepat Cegah Virus Korona
Uji Coba Pengaspalan Lintasan Formula E Monas Dilakukan
SBY Sebut Museum dan Galeri Seni di Pacitan adalah Amanah Ani Yudhoyono
Persija Siapkan Amunisi Terbaik Hadapi Geylang International

Hari Pertama Perluasan Gage, Ribuan Pengendara Ditindak Terbanyak di Jakbar

Hari Pertama Perluasan Gage, Ribuan Pengendara Ditindak Terbanyak di Jakbar Suasana lalu lintas Jakarta (Foto:Antara/Reno Esnir)

Pantau.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat pada hari pertama perluasan sistem ganjil genap (gage), masih banyak pengendara roda empat yang kedapatan melanggar aturan tersebut. Sekitar 1.904 kendaraan yang dilakukan penindakan.

Ribuan kendaraan itu merupakan hasil penindakan pada Senin (9/9/2019), mulai pagi hari hingga malam. Pada pagi hari, sedikitnya 941 kendaraan yang dilakukan penindakan. Sedangkan, pada penindakan malam hari sebanyak 963 kendaraan.

"Kita lakukan upaya represif. Para pelanggar ditindak sesuai dengan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan," ucap Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Nasir saat dikonfirmasi, Selasa (10/9/2019).

Baca juga: Perluasan Ganjil Genap, Dishub DKI: Kecepatan Kendaraan Naik 10 Km per Jam

Selain itu, berdasarkan data yang ada, wilayah Jakarta Barat merupakan lokasi terbanyak dilakukan penindakan. Sekitar 395 pengendara ditindak lantaran tak mematuhi aturan. Pada pagi hari ada sebanyak 153 pelanggar ditambah malam hari sebanyak 242 pelanggar.

Untuk wilayah terbanyak penindakan kedua yakni kawasan Jakarta Utara, sebab dari catatan yang ada sebanyak 389 pengendara dilakukan penindakan. Dimana pada pagi hari ada sebanyak 251 pelanggar ditambah malam harinya sebanyak 153 kendaraan.

Dengan masih banyaknya pengendara yang kedapatan melanggar sistem ganjil-genap, Nasir menghimbau kepada para pengendara untuk mengikuti semua kebijakan yang sudah diterapkan.

"Dengan mengikuti semau aturan diharapkan kedepan jumlah pelanggaran berkurang," katanya.

Baca juga: Infografis 5 Negara yang Sukses Terapkan Ganjil Gena

Untuk diketahui, penerapan perluasan ganjil genap yang dimulai 9 September kemarin diumumkan Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo, Rabu, 7 Agustus 2019 lalu. Dia menyebut ada 25 ruas jalan yang menjadi lokasi pemberlakuan aturan.

Aturan berlaku pada pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB, juga 16.00 WIB hingga 21.00 WIB. Sosialisasi atau penerapan aturan tanpa penegakan hukum dilaksanakan dari 12 Agustus hingga 6 September 2019.

Pemberlakuan sistem ganjil genap ini diperluas dari sembilan jalan menjadi 25 jalan. Dinas Perhubungan DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya mulai sosialisasi kebijakan ganjil genap di 16 ruas jalan di Jakarta.

Berikut 25 ruas jalan yang diberlakukan aturan ganjil genap:

1. Jalan Pintu Besar Selatan
2. Jalan Gajah Mada
3. Jalan Hayam Wuruk
4. Jalan Majapahit
5. Jalan Medan Merdeka Barat
6. Jalan MH Thamrin
7. Jalan Jenderal Sudirman
8. Jalan Sisingamangaraja
9. Jalan Panglima Polim
10. Jalan Fatmawati (simpang Jalan Ketimun 1 sampai Jalan TB Simatupang)
11. Jalan Suryopranoto
12. Jalan Balikpapan
13. Jalan Kyai Caringin
14. Jalan Tomang Raya
15. Jalan Jenderal S Parman
16. Jalan Gatot Subroto
17. Jalan MT Haryono
18. Jalan HR Rasuna Said
19. Jalan DI Panjaitan
20. Jalan Jenderal Ahmad Yani (mulai simpang Jalan Perintis Kemerdekaan sampai simpang Jalan Bekasi Timur Raya)
21. Jalan Pramuka
22. Jalan Salemba Raya
23. Jalan Kramat Raya
24. Jalan Senen Raya
25. Jalan Gunung Sahari.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK
Category
Nasional

Berita Terkait: