Pantau Flash
Erick Thohir Ganti Dirut PT Pembangunan Perumahan
Doni Monardo Sebut Akan Ada Standarisasi Harga Tes PCR
Gempa M 7,1 Maluku Utara Akibat Subduksi Lempeng Laut Filipina
Seorang Pemain Tottenham Hotspur Positif Terinfeksi COVID-19
Pemerintah Segera Bayar Dana Kompensasi kepada PLN dan Pertamina

Hasil Forensik: Gigitan Anjing Bima Aryo Kenai Pembuluh Darah Besar Korban

Hasil Forensik: Gigitan Anjing Bima Aryo Kenai Pembuluh Darah Besar Korban Ilustrasi korban kejahatan. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Yayan (35), Asisten Rumah Tangga (ART) dari presenter Bima Aryo yang diduga tewas akibat diterkam anjing berjenis Melanois Belgian, disebut mengalami luka yang cukup parah dibagian leher.

Berdasarkan hasil pemeriksan forensik, luka yang diakibatkan gigitan anjing itu mengenai pembuluh darah besar sehingga terjadi pendarahan.

"Gigitan pada leher mengenai pembuluh darah besar, sehingga terjadi pendarahan yang cukup banyak. Karena kehabisan darah, sehingga menyebabkan korban tidak bisa ditolong di Rumah Sakit Adhyaksa," ucap Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati Kombes Pol Edy Purnomo saat dikonfirmasi, Rabu (4/9/2019).

Baca juga: Anjing Milik Presenter Kondang Gigit ART hingga Tewas, Begini Kronologisnya

Selain itu, gigitan pada pembuluh darah arteri karotis itu menyebabkan pendarahan cukup sulit dihentikan. Sebab, pembuluh darah ini terhubung ke jantung.

Bahkan akibat luka gigitan itu, 50 persen darah Yayan langsung keluar atau sebanyak 2,5 liter darah di dalam tubuh habis dalam waktu kurang dari satu menit dan menyebabkan kematian.

"Lebih dari setengah darah yang ada di badan habis. Rata-rata darah manusia sekitar 5 liter, jadi kalau habis lebih dari 2,5 liter pasti meninggal," kata Edy.

Baca juga: Dua Anggota Polisi Dihantam Truk di Tol Ciledug Arah Meruya, 1 Tewas

Sebelumnya, seorang perempuan bernama Yayan (35), ditemukan tewas di kediaman majikannya di Jalan Langgar RT. 04 RW. 04 Nomor 41, Cipayung, Jakarta Timur pada Jumat 30 Agustus.

"Diduga, korban meninggal karena serangan anjing majikannya," kata Kapolres Metro Jakarta Timur, Komisaris Besar Polisi Ady Wibowo dalam keterangan tertulisnya, Senin 2 September 2019. 

Tim Pantau
Editor
Kontributor - RZK
Penulis
Kontributor - RZK

Berita Terkait: