Pantau Flash
Update COVID-19: Bertambah 2.277 Kasus, Total Sudah 123.503 Positif
Djoko Tjandra Isolasi Mandiri COVID-19 Selama 14 Hari di Lapas Salemba
Gunung Sinabung Erupsi Perdana di Masa Pandemi COVID-19
Anita Kolopaking, Pengacara Djoko Tjandra Ditahan di Rutan Bareskrim Polri
Shin Tae-yong Keukeuh Angkut Timnas TC ke Korsel daripada Eropa

Heboh Isu Hepatitis A, Murid SD di Bandung Ketakutan dan Tak Masuk Sekolah

Heboh Isu Hepatitis A, Murid SD di Bandung Ketakutan dan Tak Masuk Sekolah Sebagian siswa SDPN 252 Setiabudi di Kota Bandung tidak masuk karena khawatir tertular penyakit Hepatitis A. (Foto: Antara/Bagus Ahmad Rizaldi)

Pantau.com - Kabar mengenai penularan Hepatitis A di Sekolah Dasar Percobaan Negeri (SDPN) 252 Setiabudi, Kota Bandung, membuat sebagian siswa tidak masuk sekolah karena khawatir tertular virus yang menyebabkan peradangan hati tersebut.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SDPN 252 Setiabudi, Suparman, mengatakan bahwa para orang tua siswa khawatir anak mereka tertular virus Hepatitis A setelah melihat data 54 siswa sakit yang beredar di grup-grup percakapan WhatsApp.

"Yang namanya orangtua mungkin khawatir anaknya sakit. Padahal enggak semua anak di dalam data itu sakit Hepatitis, memang ada beberapa yang terjangkit berdasarkan visum puskesmas," kata Suparman di SDPN 252 Setiabudi, Jalan Sarirasa, Kota Bandung, Rabu (11/12/2019).

Baca juga: Hukuman Mati untuk Koruptor Jangan Hanya Sebatas Wacana Belaka

Ia mengatakan, data mengenai siswa yang sakit pada Senin (9/12) merupakan data umum yang tidak mencakup keterangan spesifik mengenai jenis gangguan atau penyakit yang diderita.

"Jadi yang sakit apapun ikut ditulis di situ, sakit demam, sakit flu, dan yang lainnya. Akibatnya datanya mencampur," kata dia.

Data tersebut beredar di grup WhatsApp orangtua siswa dan menimbulkan kekhawatiran. Akibatnya, menurut Suparman, separuh lebih dari total 550 siswa SDPN 252 Setiabudi tidak masuk sekolah pada Selasa (10/12/2019).

Baca juga: Pemerintah Akan Denda Akun Pornografi di Sosmed, Ini Kata Twitter Indonesia

Namun sekolah tetap menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar. 

"Sekolah tidak berwenang tiba-tiba mengubah hari jadi libur," kata Suparman, menambahkan bahwa pada Selasa (10/12) yang sekolah hanya anak-anak yang ikut ulangan susulan.

Kejadian itu membuat Dinas Kesehatan Kota Bandung melakukan pengecekan ke SDPN 252 Setiabudi untuk mengetahui apakah memang ada penularan Hepatitis A di kalangan murid sekolah tersebut.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: