Pantau Flash
Kapolsek Parigi Perkosa Anak Tersangka, Kapolda Sulteng Minta Maaf
31 Gempa Susulan Guncang Semarang hingga Minggu Siang
Buka Festival Sriwijaya XXIX, Sandiaga Uno Harapkan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumsel Segera Bangkit
Panglima TNI Bilang TNI dan Polri Adalah Ujung Tombak Penanggulangan COVID-19
YLKI Sebut Aturan Wajib PCR Penumpang Pesawat Diskriminatif, Minta Jangan Ada Aura Bisnis dan Pihak yang Diuntungkan

Heboh Mobil Dinas Baru Menteri, HNW: Mending Anggarannya Buat SDM Unggul!

Heboh Mobil Dinas Baru Menteri, HNW: Mending Anggarannya Buat SDM Unggul! Wakil Ketua Dewan Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) menyatakan ketidaksetujuaannya terhadap wacana mobil dinas baru menteri periode kedua pemerintahan Joko Widodo yang saat ini ramai diperbincangkan khalayak.

Hidayat mengatakan, kebijakan pemerintah tersebut menurutnya harus dikritisi khususnya oleh Komisi XI di DPR RI. Pasalnya Hidayat menilai mobil dinas menteri atau pejabat setingkatnya saja saat ini masih memadai dan layak untuk digunakan.

"Kan pada hakikatnya mobil-mobil yang ada saya yakin juga masih memadai untuk dipergunakan sebagai mobil dinas untuk menteri maupun pejabat negara yang lain," kata Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/8/2019).

Baca Juga: Hidayat Nur Wahid Nilai Tak Ada yang Salah dalam Ceramah Ustaz Abdul Somad

Menurutnya, alangkah lebih baik jika anggaran utnuk mobil dinas baru itu dipakai untuk kesejahteraan dan memajukan rakyat Indonesia. Apalagi kata Hidayat, program Joko Widodo sendiri saat ini membuat Sumber Daya Manusia (SDM) unggul.

"Kalau uang senilai 140 miliarder itu dipergunakan untuk beasiwa misalnya, untuk anak-anak unggulan dan atau untuk membantu sekolah-sekolah yang kemarin hancur akibat gempa di NTB maupun juga di Sulteng yang dijanjikan oleh Pak Jokowi, itu jelas lebih diperlukan oleh rakyat ketimbang mobil dinas yang sesungguhnya pun masih memadai untuk digunakan," ungkapnya.

Baca Juga: Kementerian Perdagangan Dapat Wejangan dari Menteri Keuangan Era SBY

Untuk itu Wakil Ketua Majelis Syuro PKS tersebut menyatakan ketidaksetujuaannya dengan program pembeliaan mobil baru untuk menteri dan pejabat. Ia pun meminta kepada pemnerintah untuk berpikir ulang.

"Saya lebih setuju bila pemerintah betul-betul jujur ya dengan program untuk memajukan SDM yang unggul. Dan karenanya seluruh anggaran yang ada mestinya dipergunakan untuk kesana," tandasnya.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: