Hepatitis Akut Misterius Menular Lewat Udara? Ini Penjelasannya

Headline
Foto: ilustrasi/pixabay/Ronny SefriaFoto: ilustrasi/pixabay/Ronny Sefria

Pantau.com – Hepatitis akut misterius yang hingga kini belum diketahui penyebabnya, disebut-sebut dapat menular lewat droplet yang menyebar di udara. Apakah benar demikian?

Sekretaris Direktorat Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI, dr Siti Nadia Tarmizi dalam konfrensi pers virtualnya baru-baru ini, menjelaskan bahwa penularan hepatitis akut berat ini diperkirakan melalui dua cara, yaitu melalui udara atau airborne karena ada kecurigaan dengan adanya virus yang kita sebut sebagai adenovirus dan melalui makanan, atau fecal oral.

Oleh sebab itu, pencegahannya dapat dilakukan dengan tindak pencegahan penyakit lainnya dengan jalur penularan serupa. Sedangkan untuk penularan melalui fecal oral, penularan dapat dicegah dengan menjaga kebersihan dan sanitasi.

dr Nadia menyebut para orang tua dapat menerapkan higiene dan sanitasi personal serta cuci tangan dan menggunakan alat makan yang terpisah untuk menjaga anak dari penyakit ini.

Selain itu, penting untuk menggunakan masker, terutama pandemi Covid-19 yang juga belum berakhir.

Dicky Budiman, seorang epidemiolog dari Griffith University menyebut sebagian pasien hepatitis ini belum mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Melansir dari detikcom, Selasa (17/5), Dicky mengatakan”Anak ini kan telat banget dapat vaksin. Baru belakangan dapat vaksin itupun di atas 6 tahun itu belum banyak yang mendapat dua dosis, ketika hadir varian yang lebih cepat Omicron dan sebagainya, mereka menjadi korban.”

Selain adenovirus, dugaan penyebab hepatitis akut misterius ini juga mengarah pada SARS-CoV-2 karena ditemukan beberapa pasien yang juga mengalami infeksi Covid-19.

dr Muzal Kadim, SpA(K), Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Gastro-Hepatologi IDAI dalam konfrensi pers baru-baru ini menyebut penularan hepatitis akut misterius melalui udara masih sebatas dugaan.

Oleh sebab itu, meskipun penularan melalui udara masih dugaan, protokol kesehatan untuk Covid-19 seperti memakai masker dan jaga jarak dapat diterapkan, menurut dr Muzal.

Tim Pantau