Pantau Flash
Pengamat: Kondisi Perbankan Masih Bagus di Tengah Wabah COVID-19
Hak Asimilasi Napi yang Berulah Usai Dibebaskan Bakal Dicabut
Italia Berencana Perpanjang Lockdown hingga 3 Mei
FIFPro Ingatkan Ancaman Kesehatan Mental Pesepak Bola
3 BUMN Patungan Sediakan 80 Ribu APD untuk Rumah Sakit

Hindari Spekulan, Pemerintah Diminta Segera Tentukan Lokasi Ibu Kota Baru

Hindari Spekulan, Pemerintah Diminta Segera Tentukan Lokasi Ibu Kota Baru Ilustrasi (Foto: Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar dari Dapil Kalimantan Timur, Hetifah Sjaifudian menyambut positif rencana pemerintah memindahkan ibu kota ke Kalimantan Timur. Namun ia meminta pemerintah segera menentukan lokasi ibu kota baru tersebut.

"Pastinya sih kalau saya dari dapil Kaltim pastinya mensyukuri pada akhirnya ditetapkan dan sebaiknya memang titik koordinat lokasinya sebaiknya secepat mungkin (ditentukan). Supaya menghindari adanya spekulasi tanah dan lain-lain yang mempersulit eksekusi nanti," kata Hetifah kepada wartawan, Jumat (23/8/2019).

Baca Juga: Soal Pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan, Fadli Zon Usul Dilakukan Referendum

Sebelumnya diberitakan, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil mengatakan jika Ibu Kota Negara Indonesia akan pindah ke Kalimantan Timur. 

"Iya di Kaltim (Ibu Kota Negara)," katanya di Kemenko Perekonomian, Kamis (22/8/2019).

"Tapi belum tahu lokasi spesifiknya di mana yang belum," katanya.

Namun, ia mengakui belum mengetahui secara detil di mana lokasi tepatnya pusat pemerintahan Indonesia itu akan dibangun. Ia berharap, nantinya lokasi itu akan menjadi sangat layak untuk ditempati.

Baca Juga: Ibu Kota Indonesia Pindah ke Kalimantan Timur

"Kita harapkan jadi kota menarik buat dihidupi," paparnya.

Ia mengatakan, setidaknya tanah seluas 200 ribu sampai 300 ribu hektare diperlukan dalam proyek pemindahan ibu kota itu. 

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: