Pantau Flash
Peneliti Indonesia Ikut Riset Gabungan Temuan Obat Covid-19 di Bawah WHO
Presiden Jokowi: Pemerintah dengan BI dan OJK Optimalkan Kebijakan Moneter
Kepanikan Akibat Korona Mereda, BI: Modal Asing Mulai Masuk
Seluruh Atlet PBSI Negatif COVID-19 Usai Jalani Rapid Test
Pegadaian Ajak Masyarakat untuk Gunakan Transaksi Digital

Hukuman Kebiri Kimia Diklaim Punya Jera Tinggi bagi Predator Anak

Hukuman Kebiri Kimia Diklaim Punya Jera Tinggi bagi Predator Anak Ilustrasi alat vital. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita meyakini hukuman kebiri kimia akan memberikan efek jera bagi pelaku kekerasan seksual atau predator anak.

"Seharusnya berefek jera. Saya kira itu hukuman yang tinggi sekali sehingga akan ada efek jera," kata Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita disela-sela kegiatan Sehari Bersama Anak di Kementerian Sosial di Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Baca juga: Dihukum Kebiri, Pelaku Pencabulan 9 Anak di Mojokerto Resmi Ajukan PK

Agus Gumiwang mengatakan, dengan diterapkannya hukuman kebiri kimia maka akan ada ketakutan bagi mereka yang punya potensi untuk melakukan kejahatan yang sama.

"Mereka akan berfikir lagi untuk melakukan itu," tambah Agus Gumiwang.

Baca juga: Infografis Kebiri Kimia, Prosedur Hukuman dan Efek Sampingnya

Lebih lanjut dia mengatakan, karena kebiri kimia merupakan perintah undang-undang, maka semua harus menghormati apa yang sudah diputuskan UU.

"Bagi mereka-mereka yang masih punya pemikiran lain terhadap UU, saya kira banyak caranya misalnya membawa masalah tersebut kepada MK. Tapi ini sudah menjadi keputusan yang berlaku sehingga pengadilan memutuskan berdasarkan UU tersebut sehingga harus kita hormati," jelas Agus.

Sebelumnya PN Mojokerto menjatuhkan putusan kebiri kimia kepada Muhammad Aris warga Desa Sooko, Kabupaten Mojokerto divonis bersalah karena mencabuli sembilan orang korban yang masih anak-anak.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: