Pantau Flash
WHO: Dunia Harus Bertindak Cepat Cegah Virus Korona
Uji Coba Pengaspalan Lintasan Formula E Monas Dilakukan
SBY Sebut Museum dan Galeri Seni di Pacitan adalah Amanah Ani Yudhoyono
Persija Siapkan Amunisi Terbaik Hadapi Geylang International
Polisi Periksa 6 Orang Terkait Tewasnya Siswa-siswi di Sungai Sempor

Ibu Kota Pindah, Ini 5 Hal yang Mungkin Saja Terjadi di Kalimantan Timur

Headline
Ibu Kota Pindah, Ini 5 Hal yang Mungkin Saja Terjadi di Kalimantan Timur Ilustrasi peta Indonesia (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Dalam waktu beberapa tahun mendatang, ibu kota Republik Indonesia tak lagi berada di Jakarta, melainkan berpindah ke Kalimantan Timur. Pemerataan pembangunan dan mengurangi beban Jakarta jadi alasan pemindahan ibu kota pemerintahan.

"Lokasi ibu kota baru yang paling ideal adalah di Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kertanegara di Kalimantan Timur, " kata Presiden Joko Widodo.

Baca juga: 7 Hal yang Terjadi pada Jakarta Jika Tak Lagi Jadi Ibu Kota Indonesia

Namun tahukah kamu, pasti dengan rencana ini akan ada yang berubah dari Kalimantan Timur, tepatnya di Penajam Paser Utara dan sebagian Kutai Kertanegara.

Sebuah tempat yang tadinya biasa, kemudian dalam jangka waktu lima tahun berubah menjadi daerah khusus ibu kota, pastinya menimbulkan suatu perbedaan. Apa saja yang berubah?

1. Lebih ramai

Ilustrasi kemacetan (Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso)

Kawasan di sekitar lokasi ibu kota baru pastinya akan lebih ramai. Bayangkan saja, jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang hengkang dari Jakarta ke Kalimantan Timur saja mencapai sekitar 1 juta, itu belum termasuk keluarganya. Belum lagi ditambah orang-orang yang mengadu nasib ke ibu kota baru. Berjualan sate Padang, soto Lamongan, atau kerak telor misalnya.


2. Berdirinya berbagai kantor media

Ilustrasi wartawan (Foto: Antara/Puspa Perwitasari)

Perpindahan ibu kota pemerintahan ke Kalimantan Timur otomatis akan membuat media tv, cetak, atau elektronik berbondong-bondong hijrah ke sana dari Jakarta. Perwakilan kantor biro atau kontributor kemungkinan tidak akan cukup meng-cover berbagai berita pemerintahan dan sejenisnya.

Mungkin saja sekelas tv nasional akan mendirikan kantor biro dalam skala besar di sana, terlebih tv berita. So, kamu yang ingin jadi wartawan bersiap-siaplah pindah jika dibutuhkan! 


3. Banyak aksi demonstrasi

Massa demo DPRD DKI (Foto: Pantau.com/Lilis Varwati)

Jika biasanya di Penajam Paser Utara dan sebagian Kutai Kertanegara jarang ada demo, maka bersiaplah setidaknya lima tahun ke depan ada saja aksi unjuk rasa yang digelar di sana. 

Temanya pun bisa beragam, dari menolak kenaikan BBM, menolak kenaikan tarif dasar listrik, penolakan sistem zonasi, atau menolak hasil pemilu. 

Baca juga: Jokowi: Ibu Kota Indonesia Pindah ke Kalimantan Timur

4. Mitra Kukar berstatus tim ibu kota

Pemain Mitra Kukar. (Foto: Twitter/@mitrakukar)

Klub sepak bola Mitra Kukar juga akan kecipratan dampak jika pemindahan ibu kota ini jadi terlaksana. Mereka akan jadi tim ibu kota, menggeser status Persija Jakarta yang sejak zaman Bung Karno menyandang predikat tim ibu kota. 

Meski lokasi ibu kota baru tak berada persisi di Kutai Kertanegara, tapi status ibu kota bisa saja menyerempet ke Mitra Kukar.


5. Banyak pembangunan

Ilustrasi pembangunan (Foto: Antara/Iggoy el Fitra)

Kawasan yang tadinya tanah lapang atau hutan tandus, akan berubah menjadi kawasan elite setelah ibu kota berpindah ke sana. Berbagai pembangunan apartemen, mall, jalan, taman, dipastikan akan terjadi dalam waktu dekat. 

Perpindahan jutaan manusia ke suatu daerah baru, akan menimbulkan dampak tersendiri bagi kawasan tersebut.


Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - TIH
Category
Nasional

Berita Terkait: