Pantau Flash
Survei: Sejak Pandemi, Aktivitas Anak Main Game Komputer Berkurang
Bayi 50 Hari Asal Cirebon Positif Korona Usai Diajak Orangtua ke Hajatan
Update COVID-19 di Indonesia: Jumlah Positif 30.514, Pasien Sembuh 9.907
KSP: Pemerintah Berhati-hati dan Tetap Waspada Memasuki Era New Normal
Meutya Hafid: Kepemimpinan Penerapan New Normal Tetap di Pemerintah Sipil

Ikut Nenek Kondangan di Jakarta, Balita Asal Purbalingga Positif Korona

Ikut Nenek Kondangan di Jakarta, Balita Asal Purbalingga Positif Korona Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (kiri). (Foto: Humas Pemkab Purbalingga)

Pantau.com - Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi mengatakan seorang balita berusia dua tahun asal wilayah Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah dinyatakan positif COVID-19.

"Seorang anak laki-laki berusia dua tahun berdasarkan hasil pemeriksaan dinyatakan positif COVID-19," katanya di Purbalingga, Jumat (27/3/2020).

Baca juga: Ini Daerah Jakarta yang Jadi Fokus Patroli Polda Metro

Dyah mengatakan anak tersebut baru kembali dari Jakarta, dan mengalami sakit sesampainya di Purbalingga.

"Anak tersebut memiliki riwayat mobilitas baru pulang dari Jakarta ikut neneknya kondangan dan begitu pulang ke Purbalingga sakit dan dirawat di rumah sakit," katanya.

Dyah menambahkan bahwa anak tersebut merupakan pasien positif COVID-19 yang kelima di Kabupaten Purbalingga.

"Pada saat ini pasien balita tersebut sudah diisolasi di rumah sakit dan mendapatkan perawatan," katanya.

Untuk itu Dyah kembali meminta masyarakat mematuhi aturan protokol kesehatan guna mengantisipasi penyebaran COVID-19.

"Masyarakat kami ingatkan agar tidak berada dalam kerumunan dan tetap di rumah saja demi kebaikan bersama," katanya.

Baca juga: Resepsi Pernikahan Tetap Digelar Saat Wabah Korona, Dibubarin Polisi Deh...

Selain itu bupati juga mengingatkan agar warga Purbalingga yang berada di perantauan untuk menunda rencana mudik ke kampung halaman guna mencegah penyebaran COVID-19.

"Untuk itu kami mengimbau warga perantauan asal Purbalingga untuk tidak mudik dulu ke Purbalingga. Mobilisasi saudara-saudara sekalian dikhawatirkan akan meningkatkan potensi penyebaran COVID-19 kepada masyarakat yang lain,” katanya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: