Indonesia Gurih Dibobol Hacker karena Negara Tidak Menguasai Internet

Headline
Mantan Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Komisaris Jenderal Polisi Dharma Pongrekun. (Foto: tangkapan layar)

Pantau – Mantan Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Komisaris Jenderal Polisi Dharma Pongrekun membeberkan data di Indonesia gurih bagi hacker Bjorka Dkk.

Perlu kita sadari, jasa internet yang kita gunakan selama ini ternyata masih menyewa dari asing. Sehingga sistem digital di Indonesia akan bergantung selamanya dengan internet.

Penjelasan Komjen Pol Dharma Pongrekun ini justru makin memperjelas rentannya data di ruang digital.

Dia mengatakan sepanjang negara tidak menguasai internet, maka bicara keamanan data di ruang digital akan jauh api dari panggang.

“Otomatis ada konsep bisnis, sehingga kalau ada serangan ada yang harus ditutupi,” katanya dalam wawancara di podcast YouTube Akbar Faizal Uncensored pekan lalu.

Dia menjelaskan, kasus kebocoran data akan selalu terjadi selama negara belum menguasai internet sendiri. Menurutnya, selama ini pula peralatan-peralatan teknologi itu dibeli dengan uang pinjaman.

Kecuali itu dia mengatakan API address bukan dari dan tidak dikuasai oleh negara, melainkan dari swasta.

“Selama itulah semua data at anytime bisa diambil pihak lain karena memang didesain sedemikian,” paparnya.

 

Tim Pantau
Editor
Desi Wahyuni
Penulis
Desi Wahyuni