Pantau Flash
Disiplin Terapkan Prokes, Ketua Satgas COVID-19 Positif Korona
Total Positif COVID-19 di Indonesia Capai 965.283 dengan 13.632 Kasus Baru
BMKG Prediksi Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Diguyur Hujan Disertai Petir
BPJS Kesehatan Pantau Pemanfaatan Aplikasi P-Care Vaksinasi COVID-19
Gempa Besar Magnitudo 7,1 Guncang Sulawesi Utara

Industri Pembakaran Arang dan Peleburan Timah di Cilincing Akhirnya Ditutup

Industri Pembakaran Arang dan Peleburan Timah di Cilincing Akhirnya Ditutup Salah satu tempat pembakaran arang dan alumunium yang ada di Jalan Inspeksi Cakung Drain. (Foto: Antara/Laily Rahmawaty)

Pantau.com - Sebanyak 365 personel gabungan TNI/Polri dan Satpol PP disiagakan dalam pembongkaran industri rumah tangga pembakaran arang batok dan peleburan aluminium Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (19/9/2019).

Adapun rincian personal tersebut 165 orang personil di lapangan dan 150 orang personil bersiaga siap menunggu perintah bila diperlukan.

Baca juga: Anies Dibuat Meradang Pembakaran Arang dan Peleburan Timah di Cilincing

Kegiatan pembongkaran usaha pembakaran arang dan peleburan aluminium tersebut berlangsung pukul 10.00 WIB. Rincian personel yang di lapangan yakni Satpol PP sebanyak 80 orang, PPSU sebanyak 50 orang, LH dan Satpel lainnya sebanyak 10 orang, Polsek dan Koramil sebanyak 10 orang, total 150 orang.

Adapun personel keamanan dari wilayah Kota Jakarta Utara didukung Satpol PP sebanyak 50 orang, TNI dan Polri sebanyak 15 orang. Seperti diberitakan sehari sebelumnya, Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Sigit Wijatmoko mengatakan akan dilakukan pembongkaran cerobong pembongkaran arang batok secara mandiri oleh para pemilik pada Kamis ini.

"Besok (Kamis) akan dilaksanakan pembongkaran mandiri oleh para pengusaha arang batok, kemudian mereka tidak lagi melakukan usaha pembakaran arang batok di Cilincing," kata Sigit usai meninjau SDN Cilincing 07 Pagi, Rabu kemarin

Baca juga: Anies Jawab Permintaan Ombudsman Soal Pemotongan Kabel Fiber Optik

Sigit menyebutkan total ada 18 pemilik pembakaran arang batok yang beroperasi di wilayah Kali Baru Cilincing tersebut. Semuanya bersedia untuk menghentikan operasi dan membongkar cerobong pembakarannya.

"Mereka akan berpindah tidak lagi melakukan usaha pembakaran di lokasi ini," kata Sigit.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: