Ini 4 Temuan Baru Komnas HAM Terkait Kematian Brigadir J

Headline
Ketua Tim Pemantauan Penyidikan Komnas HAM Moh. Choirul Anam. (Foto: tangkapan layar)

Pantau – Usai memeriksa ajudan dan asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo, Komnas HAM mengaku dapat kemajuan yang signifikan. Pemeriksaan dilakukan guna mendapatkan keterangan terkait kasus kematian Brigadir J alias Nopryansyah Yosua Hutabarat.

“Kami mendapatkan kemajuan yang signifikan, melengkapi keterangan ADC yang lain pada minggu lalu,” kata Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara kepada wartawan, Senin (1/8/2022).

Berikut empat temuan baru Komnas HAM:
1. Petugas PCR keluarga Sambo Bukan Polisi
Komnas HAM tetap mendapatkan hasil tes PCR dari para Irjen Ferdy Sambo, istrinya serta para ajudan-ajudannya.

“Kami mendapatkan hasil PCR walaupun petugas PCR-nya pada kesempatan hari ini belum sempat untuk datang,” kata Anam di ruang konferensi pers Komnas HAM pada Senin (1/8/2022).

Adapun alasannya karena petugas PCR merupakan pihak dari swasta, sehingga pihak Komnas HAM memaklumi atas ketidakhadirannya itu.

“Ya kita maklumi memang dia swasta bukan anggota kepolisian, sehingga memang prosesnya harus lebih bisa berkomunikasi,” sambungnya.

2. Komnas HAM Dapat Dokumen yang Memperkuat Constraint Waktu
Komisioner Komnas HAM Choirul Anam menyebut bahwa pihaknya sudah mendapatkan dokumen untuk menguatkan constraint atau batasan waktu dalam kasus tewasnya Brigadir J alias Nopryansyah Yoshua Hutabarat.

Constraint waktu ini kan bercerita sejak awal terkait apa yang terjadi pada tanggal sekian, jam sekian, dan sebagainya,” jelas Anam kepada wartawan di Kantor Komnas HAM, Senin (1/8/2022).

3. Ferdy Sambo Tidak Ikut Rombongan Istri dari Magelang
Komnas Ham mengatakan Ferdy Sambo tidak ikut rombongan istri pergi dari Magelang ke Jakarta. Ferdy Sambo disebut kembali ke Jakarta menggunakan pesawat.

“Betul kata Pak Taufan, Ferdy Sambo naik pesawat,” kata Anam.

4. Komnas HAM dalami Hubungna Ajudan-Sambo-Istri
Anam mengaku mendapatkan informasi lebih soal hubungan antara ajudan, Ferdy Sambo dan istrinya.

“Kami mendalami bagaimana hubungan atara ADC dengan ADC, ADC dengan Pak Sambo maupun Ibu Putri. Informasinya semakin kaya,” kata Anam

Tim Pantau
Editor
Renalya Arinda