Ini 5 Hal yang Terungkap Usai Jenderal Sambo Diperiksa Selama 7 Jam!

Headline
Arsip Foto - Mantabmn Kepala Divisi Propam Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo usai menjalani pemeriksaan di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (4/8/2022). ANTARA/Laily Rahmawaty/am.

Pantau – Timsus memeriksa tersangka pembunuhan Brigadir J, Jenderal Ferdy Sambo. Penyidik mendalami motif yang memicu perencanaan pembunuhan tersebut.

“Khusus untuk tersangka FS dilakukan di Mako Brimob Polri, pemeriksaan sudah dilakukan sejak pukul 11.00 WIB dan selesai pukul 18.00 WIB,” kata Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi kepada wartawan di Mako Brimob, Kamis (11/8/2022).

Berikut 5 hal yang terungkap usai pemeriksaan FS (Ferdy Sambo) sebagai tersangka:

1. Ferdy Sambo Tersulut Amarah Aduan Istri ke Brigadir J

Brigjen Andi Rian mengatakan bawa Sambo marah dan emosi kepada Brigadir J setelah mendapat laporan dari istrinya, Putri Candrawathi. Sambo mengatakan Putri mengaku mengalami tindakan yang melukai martabat keluarga dari Brigadir J di Magelang.

“Dalam keterangannya, tersangka FS mengatakan bahwa dirinya menjadi marah dan emosi setelah mendapat laporan dari istrinya, PC. Bahwa ia mengalami tindakan yang melukai harkat martabat keluarga di Magelang yang dilakukan almarhum Yosua,” katanya.

2. Sambo Perintahkan Bharada E-Bripka RR Untuk Bunuh Brigadir J

Sambo meminta Richard Eliezer alias Bharada E dan Bripka Ricky Rizal untuk membunuh Brigadir J.

“Oleh karena itu, kemudian tersangka FS memanggil tersangka RR dan tersangka RE untuk melakukan pembunuhan, untuk merencanakan pembunuhan terhadap almarhum Yoshua,” tuturnya.

3. Tim Khusus Punya Bukti Kejahatan Sambo

Ferdy Sambo telah membuka motif pembunuhan terhadap Brigadir J. Kalaupun Ferdy tidak mengakui, Andi Rian menegaskan punya alat bukti untuk menjerat Ferdy Sambo.

“Jadi begini rekan-rekan pengakuan tersangka kan kita tahu semua, syukur ini tersangka bunyi, ngomong,” kata Andi Rian.

“Kalau enggak ngomong sekalipun tidak masalah, kita sudah punya alat bukti untuk memberikan sangkaan terhadap yang bersangkutan dan siap untuk kita bawa ke pengadilan,” sambungnya.

4. Jumlah Polisi yang Ditahan di Patsus Jadi 12

Saat ini ada 12 polisi yang ditahan di patsus. Ke-12 polisi itu ditahan di dua lokasi patsus, yakni Mako Brimob Kelapa Dua Depok dan Provos.

“Untuk patsus di sini ada 6, tambahan 1. Kemudian yang patsus di Provos ada 6. Jadi ada 12,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Mako Brimob, Kamis (11/8/2022).

Satu polisi yang baru ditahan ialah penyidik dari Polda Metro Jaya. Saat ini, penyidik tersebut ditahan di patsus Mako Brimob Kelapa Dua Depok.

“Kemarin kan bapak kapolri sudah menyampaikan (ada) 11. Enam (orang) di sini,” kata dia.

5. Kapolri Bubarkan Satgassus yang Sempat Dipimpim Sambo

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membubarkan Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Merah Putih yang sempat dipimpin oleh Jenderal Ferdy Sambo. Usai Jenderal Sambo ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Brigadir J.

“Kapolri resmi memberhentikan kegiatan Satgassus Polri,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat jumpa pers di Mako Brimob, Kamis (11/8/2022).

Tim Pantau
Editor
Renalya Arinda