Pantau Flash
Asap Tebal Selimuti Gedung DPR RI
Melonjak Rp5.000, Harga Emas Antam Cetak Rekor Tertinggi
Bappenas dan Denmark Kolaborasi dalam Pengembangan Ekonomi Sirkular
Quartararo Tercepat di Hari Kedua Uji Coba Qatar
Ji Xinping: Perjuangan China Hadapi Korona Masih pada Tahap Genting

Ini Alasan Penajam Paser Utara-Kutai Kartanegara Layak Jadi Ibu Kota Baru

Headline
 Ini Alasan Penajam Paser Utara-Kutai Kartanegara Layak Jadi Ibu Kota Baru Ilustrasi Ibu Kota Indonesia (Foto: Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Presiden Joko Widodo telah memutuskan Ibu Kota Negara Indonesia pindah ke Kalimantan Timur. Penajam Paser Utara dan sebagian Kutai Kartanegara jadi lokasi paling ideal untuk pembangunan pemerintahan.

Alasannya, sebut mantan Wali Kota Solo itu adalah wilayah Kalimantan Timur adalah lokasi paling kecil yang besinggungan dengan bencana alam.

"Risiko bencana minimal, baik bencana banjir, gempa bumi, tsunami, kebakaran hutan, gunung berapi, tanah longsor," kata Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (26/8/2019).

Baca juga: Jokowi: Ibu Kota Indonesia Pindah ke Kalimantan Timur

Jokowi melanjutkan, rencana pemindahan ibu kota sendiri sudah dilakukan sejak lama. Ia menambahkan, bahkan dari zaman Presiden pertama Ri Soekarno, hal itu sudah digagas.

"Rencana memindahkan ibu kota sudah digagas sejak lama, bahkan sejak era Presiden Soekarno," tegasnya.

Baca juga: Ini Deretan Keunggulan Kalimantan Timur, Calon Ibu Kota Baru Indonesia

Sebelumnya, Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan lokasi baru ibu kota Indonesia di Kalimantan sudah memperhitungkan sisi ekologi sehingga diperkirakan tidak ada masalah lingkungan.

"Kan kita melihatnya jauh ke depan, kita melihat dan memikirkan Indonesia 100 tahun ke depan, bukan memikirkan 5 tahun, 10 tahun ke depan. Kalau tidak dimulai, kapan lagi?" katanya.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Nasional

Berita Terkait: