Ini Balasan Pedas KPK Soal Gugatan Pra Peradilan Fredrich Yunadi

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi)Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com – Tersangka kasus manipulasi data medis rumah sakit dan menghalangi pemeriksaan terhadap terdakwa e-KTP Setya Novanto, Fredrich Yunadi mendaftarkan gugatan pra peradilan terhadap KPK.


Langkah tersebut diambil Fredrich Yunadi lantaran menilai penetapan tersangka terhadapnya tidak sah karena kurang alat bukti. tak hanya itu, penyitaan dokumen yang dilakukan KPK telah menyalahi aturan.


Menaggapi hal itu, Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengaku tidak ambil pusing. Ia pun mempersilahkan Fredrich Yunadi mengajukan gugatan pra peradilan jika dianggap tidak sesuai.


“Pengajuan praperadilan tersebut hak tersangka. Silahkan saja. Yang terpenting kami saat ini fokus pada penanganan pokok perkara. Per 19 Januari kemarin saya sudah cek ke biro hukum, belum diterima suratnya (gugatan pra peradilan Fredrich Yunadi). Nanti jika sudah diterima akan dipelajari lebih lanjut dan KPK akan menentukan langkah apanyg akan diambil,” ujar Febri Jakarta, Minggu (21/1/2018).


Namun mantan aktivis anti korupsi itu menegaskan, apa yang telah dilakukan pihaknya sesuai prosedur hukum yang berlaku. Penatapan tersangka telah melalui pemeriksaan 35 orang saksi.


“Yang pasti kami yakin prosedur dan substansi penangkapan sudah dilakukan sesuai Pasal 17 KUHAP dan penahanan mengacu ke Pasal 19 KUHAP. Seluruhnya didasarkab pada buktibyg kuat bahwa tersangka diduga keras melakukan tindak pidana. Demikian juga dengan penetapan tersangka sudah didasarkan bukti permulaan yang cukup atau minimal dua alat bukti, bahkan lebih. Di penyelidikan sekitar 35 saksi dan ahli sudah diperiksa,” pungkasnya.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta