Pantau Flash
Hasil Survei: Ahok Unggul Atasi Banjir-Macet Ketimbang Anies
Ahsan/Fajar Bawa Indonesia Juara Badminton Asia Team Championships 2020
Andre Rosiade Grebek Prostitusi Online, Gerindra: Itu Tidak Salah
5.518 SPBU Akan Dipasang Digital Nozzle
Menko Luhut Beberkan Upaya Indonesia Tekan Defisit Perdagangan

Ini Deretan Keunggulan Kalimantan Timur, Calon Ibu Kota Baru Indonesia

Headline
Ini Deretan Keunggulan Kalimantan Timur, Calon Ibu Kota Baru Indonesia Ilustrasi Ibu Kota Indonesia (Foto: Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Wacana pemindahan ibu kota Indonesia sejak lama telah menjadi perbincangan serius. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memastikan ibu kota negara Republik Indonesia akan pindah ke Kalimantan.

Hal itu dipastikan oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil mengatakan jika Ibu Kota Negara Indonesia akan pindah ke Kalimantan Timur. 

"Iya di Kaltim (Ibu Kota Negara). Tapi belum tahu lokasi spesifiknya di mana yang belum," " katanya di Kemenko Perekonomian, Kamis (22/8/2019).

Namun, ia mengakui belum mengetahui secara detil di mana lokasi tepatnya pusat pemerintahan Indonesia itu akan dibangun. Ia berharap, nantinya lokasi itu akan menjadi sangat layak untuk ditempati.

Baca juga: Ibu Kota Pindah ke Kaltim, HNW: Selesaikan Dulu Payung Hukumnya!

Lalu apa keunggulan Kalimantan sehingga dipilih untuk menggantikan Jakarta?

Bebas dari Bencana Gempa

Jika dilihat dari aspek geografis, Kalimantan Timur dinilai minim bencana longsor, gempa, dan lainnya.  Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan Kaltim juga zona bebas bencana alam yaitu gempa bumi dan kebakaran hutan.

Namun menurut Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Daryono, Kalimantan tidak sepenuhnya terbebas dari gempa.

Ketersediaan Lahan

Kalimantan Timur merupakan sebuah provinsi Indonesia di Pulau Kalimantan bagian ujung timur yang berbatasan dengan Malaysia, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan Sulawesi. 

Luas total Kaltim adalah 127.346,92 km persegi, Provinsi Kalimantan Timur sebelum dimekarkan menjadi Kalimantan Utara merupakan provinsi terluas kedua di Indonesia setelah Papua.

Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor mengatakan penyediaan lahan untuk kebutuhan ibu kota negara yang baru tidak ada kendala. Kaltim juga memiliki ketersediaan lahan dengan status area penggunaan lain (APL), hutan produksi dengan konsesi HTI dan hutan produksi yang bebas konsesi. Luas delineasi kawasan 180.965 hektare, dengan luas lokasi potensial 85.885,83 hektare.

Baca juga: Ibu Kota Indonesia Pindah ke Kalimantan Timur

Infrastruktur Dinilai Sudah Cukup Lengkap

Presiden Jokowi menyebutkan di Kaltim sudah ada infrastruktur berupa bandara internasional, pelabuhan laut, dan tol. Tersedia juga infrastruktur jaringan energi dan air bersih, struktur demografinya heterogen di mana sebagian besar merupakan pendatang. 

Selain itu, terdapat dua bandara besar di Samarinda dan Balikpapan, dekat dengan akses Jalan Tol Balikpapan-Samarinda, dan dekat dengan Pelabuhan Semayang Balikpapan. Lokasi Kaltim juga berada delineasi yang dilewati oleh ALKI II sekitar Selat Makassar. 

Minim Konflik Sosial

Potensi konflik sosial relatif rendah, didominasi pendatang, etnis Jawa, Bugis, dan Banjar. Dari sisi demografi, suku yang ada di Kalimantan Timur lebih kaya dibandingkan dengan provinsi lain yang menjadi kandidat Ibukota baru. Jika dilihat secara proporsi tiga besar suku yang ada di Kalimantan Timur itu Suku Banjar, Jawa, dan Bugis. 

Sementara di Kalimantan Tengah mayoritas adalah suku Dayak dengan berbagai kelompoknya. Dengan proporsi demikian, Kalimantan Timur dinilai lebih minim potensi konflik horizontal.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - NPW
Category
Nasional

Berita Terkait: