Pantau Flash
Ahli Sebut Autopsi Tak Perlu Dilakukan untuk Buktikan Infeksi COVID-19
Bank Dunia Prediksi Penduduk Miskin di Indonesia Bertambah 9,6 Juta Orang
Luhut Klaim Sektor Pariwisata Bisa Pulih dalam 10 Bulan Akibat COVID-19
Kemnaker: Ada 1,7 Pekerja Terdampak Pandemi COVID-19
Kemenkes Tegaskan Imunisasi Harus Jalan Selama Pandemi Korona

Ini Dia Negara-negara yang Sudah Bantu Indonesia Tangani COVID-19

Ini Dia Negara-negara yang Sudah Bantu Indonesia Tangani COVID-19 Menlu RI Retno Marsudi. (Foto: Antara/Wahyu Putro A)

Pantau.com - Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi menjelaskan ada beberapa negara yang telah memberikan bantuan kepada Indonesia dalam menangani pandemi COVID-19

Retno mengatakan diplomasi yang dilakukan Kemlu di masa pandemi COVID-19 adalah membuka kerjasama dengan negara lain termasuk untuk pengadaan alat kesehatan dan juga obat-obatan yang diperlukan.

"Negara-negara yang sudah membantu antara lain Jepang, Amerika, Singapura, Tiongkok (China), Vietnam, Korea Selatan, Australia dan Uni Emirat Arab," kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi saat Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi I DPR RI melalui telekonferensi, Selasa (7/4/2020).

Baca juga: Update Korona 7 April: 2.738 Positif, 204 Sembuh, dan 221 Meninggal

Retno menjelaskan, mayoritas bantuan yang diberikan tersebut adalah alat-alat kesehatan seperti alat pelindung diri (APD), ventilator, cairan pembersih tangan. Selain itu menurut dia, bantuan juga berupa alat tes deteksi COVID-19.

Retno menjelaskan untuk bantuan berupa alat tes COVID-19 harus melalui persetujuan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 karena Kemenlu tidak memiliki kapasitas menyetujui bantuan yang ditawarkan.

Baca juga: PSBB Tangkal COVID-19 Harus Dilakukan Secara Nasional

Retno mencontohkan seperti bantuan alat tes COVID-19 yang ditawarkan oleh Turki, pihaknya sudah memberikan daftar bantuan yang ditawarkan untuk dikaji lebih mendalam oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. "Di sana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 ada tim yang khusus menangani masalah alat tes kemudian mereka melakukan komunikasi dengan perwakilan kita yang ada di Ankara, Turki," ujarnya.

Dia mengatakan diplomasi yang dilakukan Kemenlu di masa pandemi COVID-19 ada dua hal besar yaitu perlindungan WNI di luar negeri dan membuka pintu kerjasama barang-barang yang dibutuhkan dalam penanganan COVID-19.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: