Pantau Flash
Ada 4.599 Kendaraan Menuju Jakarta Diputarbalik
Polri: Layanan Satpas SIM dan Samsat Dibuka Kembali
Pemkot Surabaya Diharapkan Bisa Beli Mobil PCR Seharga Rp10 Miliar
Coppa Italia Jadi Pembuka Kompetisi Sepakbola di Italia
Kemenperin Berkomitmen Kawal Investasi di Indonesia

Ini Kata Anies Baswedan Usai Jalani Pemeriksaan Bawaslu Soal Salam 'Dua Jari'

Ini Kata Anies Baswedan Usai Jalani Pemeriksaan Bawaslu Soal Salam 'Dua Jari' Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: Antara/Dhemas Reviyanto)

Pantau.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendatangi Gedung Bawaslu RI di Jakarta Pusat, Senin (7/1/2019) untuk melakukan klarifikasi terkait acungan "dua jari" pada Konferensi Nasional Partai Gerindra di Sentul, Jawa Barat, pada Senin, 17 Desember lalu.

"Saya tadi dipanggil untuk pemeriksaan klarifikasi oleh Bawaslu Kabupaten Bogor. Pemanggilannya untuk tanggal 3 Januari," kata Anies.

Namun pada 3 Januari, Anies berada di Lombok sehingga dijadwalkan ulang menjadi tanggal 7 Januari 2019. Bawaslu Bogor akhirnya bersedia untuk melakukannya di Jakarta sehingga secara transportasi memudahkan karena banyaknya kesibukan di Jakarta.

Baca juga: Soal Kampanye Dua Jari, Anies Hadiri Panggilan Bawaslu

"Kemudian ada 27 pertanyaan yang tadi diberikan, prosesnya mulai jam satu selesai jam dua seperempat dan sesudah itu lebih banyak mengecek penulisan berita acara klarifikasi, jadi tadi disebutnya adalah permintaan klarifikasi," kata Gubernur.

"Mereka menyampaikan videonya lalu bertanya seputar itu dan saya jelaskan seperti apa yang ada di video itu. Saya sampaikan bahwa tidak lebih dan tidak kurang sehingga tidak perlu saya menambahkan," kata Anies.

Ia menjelaskan pertanyaannya adalah seputar kegiatan di Sentul International Convention Center. Pada waktu itu Anies memberikan sambutan. Menurut dia, apa yang terucap di situ jelas kalimatnya dan Bawaslu bisa menilai. Anies sebagai gubernur bisa mendatangi kegiatan apapun yang legal di negeri ini. Dia menegaskan ini bukan kegiatan ilegal.

Baca juga: Penyampaian Visi Misi Batal, BPN Prabowo-Sandi Laporkan KPU ke DKPP

"Ini kegiatan legal dan normal-normal saja bagi seorang gubernur untuk mendatangi kegiatan yang diselenggarakan oleh partai politik," kata Anies.

Meski begitu Jumat (14 Desember 2018), sebelum kegiatan di Sentul Anies mengirimkan surat kepada Kemendagri. Itu sudah dilakukan juga walaupun sebenarnya secara substansi gubernur bisa mengikuti kegiatan apa saja selama tidak melakukan kegiatan kampanye.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: