Ini Kata Mahfud Md Usai Temui Ayah Brigadir J

Headline
Tangkapan layar - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD saat memberikan keterangan pers yang diunggah dalam kanal YouTube Kemenko Polhukam RI, sebagaimana dipantau di Jakarta, Selasa (5/7/2022). ANTARA/Tri Meilani Ameliya.

Pantau – Ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat mendatangi Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud Md. Mahfud sebut kemajuan penyidikan kasus Brigadir J sudah bagus.

“Kemajuan-kemajuan untuk ini, sudah bagus,” kata Mahfud Md di kantor Kemenko Polhukam, Rabu (3/8/2022).

“Kasus penembakan terjadi tanggal 8, baru diumumkan tanggal 12 apa 11 tuh. Senin ya, tiga hari setelahnya. Orang ribut ‘enggak wajar’ lalu kita bersuara ‘Tuh ndak wajar pengumumannya beda-beda, kok 3 hari baru diumumkan, alasan ini’. Kemudian, Kapolri responsif, dia lalu membentuk timsus,” sambungnya.

Kemudian ia juga berbicara soal desakan publik terkait penonaktifan para perwira Polri.

“Rakyat tidak puas lagi, itu harus dinonaktifkan. Kalau dia masih aktif di situ, penyelidikannya enggak objektif itu bisa terpengaruh, oke dinonaktifkan. Kan sudah responsif Kapolri,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat mendatangi Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud Md. Mahfud mengatakan bahwa dirinya tidak mengeluarkan pendapat saat Samuel menyampaikan keluhan dan pandangan.

“Mereka menyampaikan keluhan dan pandangan, bahkan keyakinan dari sisi mereka tentang insiden penembakan di rumah Pak Sambo dari sisi mereka. Saya catat semua dan saya tidak berpendapat tentang kasus itu, saya hanya mencatat dan mencerna,” kata Mahfud Md di kantornya, Rabu (3/8/2022).

Tim Pantau
Editor
Renalya Arinda