Isu Kencang Bestie Ferdy Sambo, Fadil Imran akan Diperiksa, Bintang di Polri Jatuh Lagi?

Headline
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran berpelukan dengan Irjen Ferdy Sambo. (Foto: Tangkapan layar)

Pantau – Berhembus kencang Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran akan diperiksa di Mabes Polri pekan depan. Pemeriksaan tersebut terkait kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, Jumat (8/7/2022).

Fadil digadang-gadang memang bestie (sahabat:red) tersangka Irjen Pol Ferdy Sambo. Saat awal kejadian tewasnya Yosua, beredar foto Ferdy dan Fadil berpelukan dengan erat sebagai bentuk empati atas peristiwa yang sedang menimpanya.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo angkat bicara mengenai kabar diperiksanya Irjen Fadil Imran oleh Inspektorat Khusus (Irsus). Menurut Dedi, sampai dengan saat ini, belum ada informasi mengenai pemeriksaan Fadil dalam kasus Brigadir J.

Nanti akan diinfokan apabila sudah ada,” kata Dedi saat dikonfirmasi wartawan pada Senin, 15 Agustus 2022.

Sejumlah Kapolda akan Diperiksa

Tampaknya imbas dari skenario tersangka Irjen Ferdy Sambo bakal kembali menyeret sejumlah perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) Polri. Inspektorat Khusus (Itsus) Mabes Polri dikabarkan segera memeriksa sejumlah jenderal bintang dua untuk dimintai keterangan seputar kasus pembunuhan Yosua.

Perwira tinggi yang masuk daftar pemeriksaan Itsus Mabes Polri adalah tiga Kapolda yang bertugas di Jawa dan Sumatera. Ketiganya bakal diperiksa dalam waktu dekat.

”Rencana (pemanggilan tiga Kapolda, Red) minggu depan,” kata salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya kemarin (16/8/2022).

Sebelumnya, Kematian Brigadir Yosua Hutabarat di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, menyeret 36 anggota Polri diperiksa dan ditempat dalam ruangan khusus.

Puluhan anggota tersebut disinyalir telah ikut dalam rekayasa kematian Brigadir Yosua pada Jumat (8/7/2022) lalu.

Empat anggota diantaranya ada perwira menengah Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang menjalani pemeriksaan pada pekan lalu.

Pemeriksaan tiga Kapolda tersebut dilakukan Itsus untuk mendalami dugaan merintangi proses hukum (obstruction of justice) dalam kasus pembunuhan Yosua. Di antara tiga Kapolda tersebut, kata sumber itu, keterangan Kapolda Metro Jaya dibutuhkan karena keterlibatan sejumlah pamen Polda Metro Jaya dalam olah tempat kejadian perkara (TKP) pada 8 Juli 2022.

Penanganan dua kasus tersebut akhirnya diambil alih Mabes Polri. Belakangan tuduhan pelecehan yang dilaporkan Putri Sambo itu juga dimentahkan penyidik Mabes Polri dan dinyatakan sebagai bagian dari obstruction of justice.

 

Tim Pantau
Editor
Desi Wahyuni
Penulis
Desi Wahyuni