Pantau Flash
Blak-blakan Menkes: Pemerintah Tidak Ada Rencana untuk Subsidi Test PCR
Maluku Utara Diguncang Gempa 5,1 Magnitudo, Berpusat di Kedalaman 92 Km
Kabar Gembira! Menkes Buka Peluang Vaksinasi Usia 5-11 Tahun Dimulai Awal 2022
Polri Ringkus Komplotan Judi dan Pornografi Online, Raup Rp4,5 Miliar per Bulan
Kapolda Sumut Copot Kapolsek Kutalimbaru, Buntut Ulah Anak Buahnya Cabuli Istri Tahanan

Jemput Bola, Puan Minta Jangan Ada Warga yang Tertinggal dalam Program Vaksinasi

Jemput Bola, Puan Minta Jangan Ada Warga yang Tertinggal dalam Program Vaksinasi Vaksinasi massal. (Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya)

Pantau.com - Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan agar tidak ada warga yang tertinggal dalam program vaksinasi COVID-19.

“Sudah benar, harus jemput bola ya Pak. Intinya jangan sampai ada warga yang tertinggal (divaksin) karena keterbatasan,” kata Puan saat memantau pelaksanaan vaksinasi di permukiman padat penduduk di Jakarta Barat yang dirilis, Minggu (26/9/2021).

Puan mengunjungi vaksinasi bagi 1.000 warga Tegal Alur, Kalideres. Dalam kunjungannya, Puan memantau mulai dari antrean calon penerima vaksin, ruang screening, sampai ke ruang penyuntikan yang memakai ruang-ruang kelas SMKN 72 Jakarta.

Baca juga: Puan Maharani: Dukung UMKM Bantu Tulang Punggung Ekonomi RI

“Beberapa hari ini secara terus-menerus saya melakukan fungsi pengawasan DPR untuk memantau vaksinasi, mulai dari Banten beberapa hari lalu bersama Presiden, Kapolri dan Panglima TNI, kemarin di Tambora dan sekarang di Tegal Alur, Kalideres,” kata Puan.

Dalam kunjungannya kali ini, Puan didampingi oleh Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Hendro Pandowo, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris dan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka. Hadir Pula Wali Kota Jakarta Barat, Camat Kalideres dan Lurah Tegal Alur.

Perempuan pertama yang menjabat Ketua DPR itu menjelaskan dirinya memilih permukiman padat penduduk untuk mengawasi langsung vaksinasi dan penanganan COVID-19 di wilayah tersebut. “Saya datang ke permukiman padat penduduk karena di sinilah persoalannya. Kalau (permukiman) tidak padat lebih mudah mengaturnya, tapi kalau padat lebih susah, tapi kita memang harus bersusah payah demi Jakarta, demi Indonesia keluar dari pandemi Covid-19,” kata Puan.

Baca juga: Puan Ingatkan Pemerintah Percepat Vaksinasi COVID-19 Sebagai Antisipasi Gelombang 3

Dalam kesempatan ini, mantan Menko PMK tersebut juga berdialog dengan Lurah Tegal Alur, Camat Kalideres dan Wali Kota Jakarta Barat tentang vaksinasi dan penanganan COVID-19 di wilayah permukiman penduduk tersebut.

Kepada Lurah Tegal Alur Suratman, Puan menanyakan bagaimana proses vaksinasi bagi warga yang memiliki keterbatasan, seperti kelompok lansia dan penyandang disabilitas. Dari Wali Kota Jakbar Uus Kuswanto, Puan mendapat informasi, vaksinasi di Jakarta Barat sudah mencapai lebih dari 60 persen dengan target mencapai zona hijau pada Oktober 2021 mendatang. “Setelah menjadi zona hijau adalah bagaimana mempertahankan agar tetap zona hijau terus," ucapnya.

Apalagi, menurut dia, seperti yang diketahui pada momen akhir tahun ada libur Natal dan Tahun Baru yang harus dijaga betul agar tidak terjadi lonjakan kasus COVID-19. "Antisipasi libur akhir tahun perlu dilakukan agar tidak terjadi lonjakan kasus seperti waktu mudik Lebaran lalu,” ujarnya.

Tim Pantau
Editor
Noor Pratiwi
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: