Pantau Flash
Kapolsek Parigi Perkosa Anak Tersangka, Kapolda Sulteng Minta Maaf
31 Gempa Susulan Guncang Semarang hingga Minggu Siang
Buka Festival Sriwijaya XXIX, Sandiaga Uno Harapkan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumsel Segera Bangkit
Panglima TNI Bilang TNI dan Polri Adalah Ujung Tombak Penanggulangan COVID-19
YLKI Sebut Aturan Wajib PCR Penumpang Pesawat Diskriminatif, Minta Jangan Ada Aura Bisnis dan Pihak yang Diuntungkan

Jenderal Tito: Kami Jaga Situasi Masyarakat Welcome dengan Ibu Kota Baru

Jenderal Tito: Kami Jaga Situasi Masyarakat Welcome dengan Ibu Kota Baru Kapolri Jenderal Tito Karnavian (Foto: Antara/Wahyu Putro A)

Pantau.com - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian memastikan Polri akan mengamankan daerah Kalimantan Timur yang nantinya akan menjadi ibu kota RI yang baru.

Pengamanan dilakukan agar tidak terjadi resistensi dari penduduk setempat terkait wacana pemindahan Ibu Kota ini.

Baca juga: Polisi Belum Bisa Tindak Kendaraan yang Terobos Jalur Sepeda, Kenapa?

Pengamanan terutama di kawasan Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara sehingga masyarakat setempat merasa aman dan bisa menerima wilayahnya menjadi Ibu Kota RI yang baru.

"Kami jaga situasi masyarakat di sana agar mereka welcome dan tidak menimbulkan konflik atau resistensi," kata Jenderal Tito di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (29/8/2019).

Dikatakannya, sebagian dari satuan kerja Polri juga akan dipindahkan ke Kaltim. Untuk itu Polri akan membangun gedung perkantoran Polri dan asrama di Kaltim, yang desainnya disesuaikan dengan desain tata lahan pemerintah.

"Grand desain sudah dibuat. Kami akan sesuaikan dengan pemerintah. Nanti bangunan itu untuk satuan-satuan (kerja) mana saja, akan kami konsultasikan," katanya.

Presiden RI Joko Widodo secara resmi mengumumkan pemindahan ibu kota negara di Provinsi Kalimantan Timur. Presiden memutuskan pemindahan ibu kota dari DKI Jakarta ke sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur dengan alasan mengurangi beban Kota Jakarta yang sudah terlampau berat.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: