Pantau Flash
Blak-blakan Menkes: Pemerintah Tidak Ada Rencana untuk Subsidi Test PCR
Maluku Utara Diguncang Gempa 5,1 Magnitudo, Berpusat di Kedalaman 92 Km
Kabar Gembira! Menkes Buka Peluang Vaksinasi Usia 5-11 Tahun Dimulai Awal 2022
Polri Ringkus Komplotan Judi dan Pornografi Online, Raup Rp4,5 Miliar per Bulan
Kapolda Sumut Copot Kapolsek Kutalimbaru, Buntut Ulah Anak Buahnya Cabuli Istri Tahanan

Jika Ganjil Genap Berlaku untuk Motor, Dishub DKI: Bisa Juling yang Ngawasi

Headline
Jika Ganjil Genap Berlaku untuk Motor, Dishub DKI: Bisa Juling yang Ngawasi Ilustrasi jalanan. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo menyatakan, penerapan ganjil genap untuk kendaraan roda tidak akan dilakukan. Kendati hingga saat ini, penyumbang kemacetan di Jakarta paling banyak dari motor.

"Tidak ada pembatasan ganjil-genap untuk sepeda motor," ujar Syafrin, Jakarta, Senin (26/8/2019).

Baca juga: Dishub Tambah Titik e-TLE Seiring Perluasan Ganjil Genap di Jakarta

Ia menjelaskan, persoalan utama kesulitan untuk mengawasi sepeda motor adalah dibutuhkannya anggaran yang besar. 

"Sisi sumber daya yang dibutuhkan mengawasi sepeda motor biayanya lebih besar daripada membuat kebijakan itu sendiri," tegasnya.

"Motor tidak puluhan tapi ratusan bahkan bisa luar biasa, ratusan motor polisi harus bedakan mana ganjil mana genap, bisa juling itu," ungkapnya.

Baca juga:Korlantas Polri Sebut ERP Lebih Efektif dari Ganjil Genap

Syafrin melanjutkan, untuk saat ini pihaknya sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas bagi sepeda motor yang akan dilakukan uji coba pada tahun ini.

"Kita berharap paralel dengan perluasan ganjil-genap, ini kita akan lakukan kanalisasi sepeda motor, semua sepeda motor di jalan wajib menggunakan lajur kiri," pungkasnya.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta