Pantau Flash
Bayi 50 Hari Asal Cirebon Positif Korona Usai Diajak Orangtua ke Hajatan
Update COVID-19 di Indonesia: Jumlah Positif 30.514, Pasien Sembuh 9.907
KSP: Pemerintah Berhati-hati dan Tetap Waspada Memasuki Era New Normal
Meutya Hafid: Kepemimpinan Penerapan New Normal Tetap di Pemerintah Sipil
KPU dan Kemendagri Sedang Siapkan Protokol Kesehatan Tahapan Pilkada 2020

Jika Kursi Pimpinan MPR Jadi 10, Fadli Zon Yakin Anggaran Bisa Dirampingkan

Jika Kursi Pimpinan MPR Jadi 10, Fadli Zon Yakin Anggaran Bisa Dirampingkan Fadli Zon (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Wacana penambahan kursi pimpinan MPR RI menjadi 10 kursi dianggap sebagian pihak justru akan menambah anggaran menjadi membengkak. Begitu juga dengan penilaian Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera yang menyebut bahwa penambahan kursi ini tak sejalan dengan reformasi birokrasi.

Wakil Ketua DPR RI yang juga Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan, soal masalah anggaran akibat penambahan kursi pimpinan MPR bisa diakali atau dipikirkan jalan lain agar tak terlalu membengkak.

Baca Juga: PPP Sebut Koalisi Jokowi Terbuka Penambahan Kursi MPR 8 atau 10 Kursi

"Kalau itu kan bisa di-adjustment ya. Saya kira bisa itu dimodif lah, sejauh saya kira tidak akan terkalu banyak penambahan anggaran yang signifikan," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Fadli sangat yakin bahwa anggaran imbas penambahan kursi Pimpinan MPR tidak akan menjadi membengkak hingga triliunan rupiah.

"Gak mungkin lah saya kira gak mungkin bisa sejauh itu," ungkapnya,

Lebih lanjut, Fadli menegaskan, jika opsi penambahan kursi Pimpinan MPR ini menjadi sebuah konsensus kemufakatan dari musyawarah yang terjadi atau komunikasi politik yang terjadi maka dirinya akan tetap mendukung.

Baca Juga: Usulan 10 Pimpinan MPR, Mardani PKS: Lebih Baik Miskin Struktur Kaya Fungsi

"Ini saya kira juga bagian dari upaya terus kita melakukan perubahan yah apalagi MPR kan bukan institusi badan yang terlalu political practice. minded. Jadi saya kira tidak ada masalah kalau ada perubahan itu," tandasnya.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: