Pantau Flash
PSBB Bodebek Kembali Diperpanjang hingga 2 Juli 2020
Nihil Kasus Baru di 6 Provinsi, Positif COVID-19 di Indonesia 29.521 Kasus
PSBB di Kota Bekasi Diperpanjang hingga 2 Juli 2020
PSBB Masa Transisi, Gojek: Driver Dapat Layani Penumpang 8 Juni
Rapimnas Gerindra Minta Prabowo Kembali Pimpin Partai

JK: Habibie Bangun Negara Ini Lewat Teknologi dan Demokrasi

JK: Habibie Bangun Negara Ini Lewat Teknologi dan Demokrasi BJ Habibie. (Foto: via ABC News)

Pantau.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengenang Presiden ke-3 RI Baharuddin Jusuf Habibie sebagai sosok negarawan yang pantas menjadi panutan generasi muda. JK mengatakan Habibie telah banyak menghabiskan waktunya atas pembangunan bangsa melalui demokrasi juga teknologi.

“Beliau telah menghabiskan waktunya untuk membangun bangsa ini dalam dua hal yang sangat penting, teknologi dan juga demokrasi bagi bangsa ini. Oleh karena itu, bagi kita jasa seorang negarawan harus menjadi panutan kita semua,” kata JK di Kantor Wapres Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Menurut JK, tidak mudah bagi seseorang untuk dapat mengemban tugas sebagai negarawan sekaligus mengabdikan diri di bidang teknologi. Namun, BJ Habibie dapat menjalankan dua fungsi itu dengan baik.

“Beliau mengabdikan dirinya dalam teknologi sekaligus juga negarawan. Tidak mudah menyatukan hal itu,” tambahnya.

Baca juga: Mahfud MD Berharap Bisa Protes karena BJ Habibie Wafat

JK juga mengagumi ide BJ Habibie dalam pengembangan teknologi dan juga mengenalkan teknologi kepada generasi muda.

“Saya mengenal beliau karena ide-ide beliau yang dulu banyak hal, termasuk dia sangat senang untuk memberikan penjelasan kepada generasi muda soal IPTEK,” tambahnya.

Sebelumnya JK menyempatkan untuk menjenguk BJ Habibie di RSPAD Gatot Soebroto pada Selasa (10/9), namun saat itu JK tidak dapat berkomunikasi langsung dengan Habibie karena kondisi kesehatannya.

Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia Rabu (11/9), pukul 18.05 WIB, di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta, dalam usia 83 tahun. Ketua Tim Dokter Kepresidenan RI, Azis Rani, mengatakan Habibie mulai dirawat di RSPAD Gatot Soebroto sejak 1 September 2019.

Baca juga: Ternyata Kebiasaan Ini yang Membuat BJ Habibie Harus Dirawat di Rumah Sakit

Selama menjalani perawatan medis, BJ Habibie ditangani tim dokter spesialis di bidang penyakit jantung, penyakit dalam dan penyakit ginjal. Sebelumnya, Habibie sempat dirawat di salah satu rumah sakit di Jerman karena mengalami kebocoran klep jantung.

Semasa hidupnya, BJ Habibie pernah menjabat sebagai Presiden ke-3 RI, Wapres ke-7 RI, serta Menteri Negara Riset dan Teknologi Indonesia.

BJ Habibie pernah menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung dan Universitas Teknologi Rhein Westfalen (Rheinisch-Westflische Technische Hochschule) Aachen, Jerman, hingga meraih gelar doktor.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Lilis Varwati

Berita Terkait: