Pantau Flash
KKP Rampungkan Penyidikan 2 Kapal Asing Ilegal Berbendera Malaysia
Kemenhub: Sepeda Akan Dibagi Jadi 2 Kategori dengan 7 Jenis Persyaratan
Anggota Dewas KPK Syamsuddin Haris Positif COVID-19
Tim SAR Kerahkan 4 Helikopter ke Paniai Evakuasi Heli PT NUH
Total Kasus Positif di Lingkungan KPK Mencapai 115 Orang

JK: Pimpinan MPR Ada 10? Bayangkan Kalau Mau Rapatnya Pasti Lama

JK: Pimpinan MPR Ada 10? Bayangkan Kalau Mau Rapatnya Pasti Lama Wapres Jusuf Kalla (Foto: Antara/Raisan Al Farisi)

Pantau.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai wacana untuk menambah jumlah pimpinan MPR menjadi 10 orang hanya akan membuang-buang waktu, tenaga dan biaya sehingga kinerja Majelis tersebut menjadi tidak optimal.

"Kalau MPR ada 10 pimpinannya, bayangkan kalau mau rapat pimpinannya 10, lama, kita harus efisien. Dan bukan cuma efisiensi, bagaimana pengambilan keputusannya, pembagian tugasnya kalau 10 orang," kata Wapres JK kepada wartawan di Kantor Wapres Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Baca juga: Golkar Sebut Usulan 10 Pimpinan MPR Tidak Efektif!

JK pun menilai rencana penambahan pimpinan MPR itu hanya untuk mengakomodir setiap partai politik untuk memiliki satu pimpinan di Majelis tersebut.

"Berarti semua partai ingin ada ketuanya. Dulu cuma tiga, sekarang lima, masa mau menjadi 10. Apalagi MPR kan tidak selalu bersidang. Ya MPR begitulah, kan tugasnya tidak banyak. Jadi berlebihan menurut saya," tegasnya.

Usulan untuk menambah jumlah kursi pimpinan MPR tersebut muncul dari sejumlah anggota MPR dengan merevisi Undang-undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3).

Baca juga: Soal Usulan 10 Pimpinan MPR, NasDem: Kita Ikut UU MD3 Saja

Wakil Sekretaris Jenderal DPP PAN, Saleh Partaoanan Daulay, mengusulkan agar kursi Pimpinan MPR RI berjumlah 10, terdiri dari sembilan berasal dari fraksi dan satu orang mewakili kelompok DPD RI.

"MPR harus dijadikan sebagai lembaga politik kebangsaan dimana semua fraksi dan kelompok menyatu. Di MPR mestinya tidak ada koalisi dan oposisi, tetapi justru yang perlu ditekankan adalah NKRI," kata Saleh di Jakarta, Senin (12/8).

Saat ini, MPR memiliki satu ketua dan empat wakil yang terdiri atas unsur fraksi partai politik dan perwakilan DPD. Usulan penambahan jumlah kursi pimpinan itu diharapkan dapat mewujudkan rekonsiliasi kebangsaan.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: