Pantau Flash
Jaksa Agung Bantah Pernah Komunikasi dengan Djoko Tjandra
PSBB Ketat Jakarta Kembali Diperpanjang 14 Hari
Kasus Positif COVID-19 di RI Capai 262.022, Jumlah Meninggal Dunia 10.105
Febri Diansyah Mundur dari KPK
Idap Kanker Paru Stadium 4, Suami Bupati Bogor Ade Yasin Tutup Usia

JK: Tugas TNI-Polri Bukan Hanya Menjaga Keamanan Bangsa

JK: Tugas TNI-Polri Bukan Hanya Menjaga Keamanan Bangsa Wakil Presiden Jusuf Kalla. (Foto: Antara)

Pantau.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan pembekalan kepada 1.189 perwira TNI dan Polri yang tergabung dalam Program Kegiatan Bersama Kejuangan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) Cipulir Jakarta Selatan, Rabu (14/8/2019).

Dalam arahannya, Wapres JK mengatakan bahwa tugas anggota TNI dan Polri saat ini tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan dan ketertiban saja, melainkan juga turut terlibat dalam mengatasi masalah pemberantasan radikalisme dan kebakaran hutan lahan (karhutla).

"TNI dan Polri bukan hanya menjaga pertahanan dan keamanan bangsa, tapi juga mengatasi masalah-masalah bangsa, seperti radikalisme apakah itu di Poso, Papua dan beberapa tempat lain. Juga kalau terjadi bencana, yang di depan adalah TNI dan Polri seperti kemarin Panglima dan Kapolri ditugaskan untuk mengatasi masalah kebakaran hutan," kata Wapres JK di Gedung Jos Soedarso Seskoal Jakarta.

Baca juga: KKB Sempat Tembaki TNI-Polri saat Olah TKP Kematian Briptu Heidar

Setiap tahap pendidikan tinggi yang ditempuh perwira TNI dan Polri, lanjut Wapres, menjadi kesempatan bagi seluruh anggotanya untuk meningkatkan kemampuan dalam menjaga pertahanan, keamanan dan ketertiban negara.

Wapres berharap dalam pendidikan tinggi tersebut, para perwira menengah dapat mewujudkan tujuan negara secara bersama-sama yakni menciptakan kemakmuran dan keadilan bagi masyarakatnya.

"Maka dibutuhkan berbagai syarat dan upaya, disamping kemajuan yang banyak di bidang ekonomi, juga dibutuhkan stabilitas politik dan keamanan dalam negeri. TNI tugasnya ialah jadi pertahanan bangsa ini; dan polri bertugas untuk menjaga ketertiban dan keamanan negeri ini," jelasnya.

Baca juga: TNI AD Bisa Jadikan Enzo Allie Duta Taruna Toleran

Pendidikan tinggi tersebut diikuti antara lain oleh 150 anggota TNI dari Sesko TNI, 62 perwira Polri dari Sespimti, 328 perwira Seskoad, 302 perwira Seskoau dan 30 siswa pascasarjana.

Tujuan Program Kegiatan Bersama Kejuangan tersebut adalah mencetak perwira TNI dan Polri sebagai calon pemimpin negara yang memiliki kemampuan merumuskan konsep pembangunan bangsa.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: