Jokowi Akhirnya Angkat Bicara Soal Pati Polri Jadi Plt Gubernur

Headline
Presiden Joko Widodo (Jokowi). ( Foto: Facebook/ Presiden Joko Widodo)Presiden Joko Widodo (Jokowi). ( Foto: Facebook/ Presiden Joko Widodo)

Pantau.com – Dua perwira tinggi Polri yang ditunjuk untuk menjadi pelaksana tugas (Plt) gubernur Jawa Barat dan Sumatera Utara masih menuai pro dan kontra. Melihat permasalahan tersebut, Presiden Joko Widodo pun akhirnya angkat bicara.


“Banyak yang berprasangka dulu, suudzon dulu, padahal belum tentu suratnya sampai ke saya,” kata Presiden usai membuka rapat kerja Kementerian Perdagangan di Istana Negara Jakarta, Rabu (31/1/2018).


Mantan Gubernur DKI Jakarta itu berdalih, sebelumnya Plt gubernur dari TNI dan Polri tidak dipermasalahkan. “Yang dulu-dulu nggak ada masalah. Dulu banyak lho, yang dari TNI ada, Polri ada, biasa saja,” kata Jokowi menjawab pertanyaan wartawan.


Namun, Presiden kembali menegaskan bahwa surat penunjukan Plt gubernur dari petinggi Polri hingga saat ini belum sampai ke mejanya.


“Sekali lagi itu belum masuk meja saya, jadi saya nggak mau komentar dulu,” ucapnya.


Baca Juga: Pati Polri Jadi Plt Gubernur, Fadli Zon ‘Mengendus’ Kecurangan Pilkada


Sebelumnya, dua perwira tinggi Polri yaitu Asisten Operasi (Asops) Kapolri Irjen Pol M Iriawan dan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Martuani Sormin akan ditunjuk menjadi plt gubernur di dua provinsi, yakni Jabar dan Sumut.


“Bapak Wakapolri menyampaikan bahwa ada dua perwira tinggi Polri yang dipercaya untuk memimpin sementara dua provinsi yakni Jawa Barat dan Sumatera Utara,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Martinus Sitompul di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jakarta, Kamis 25 Januari 2018 lalu.


Iriawan rencananya akan ditunjuk sebagai Plt Gubernur Jawa Barat menggantikan Ahmad Heryawan, sedangkan Martuani bakal ditunjuk sebagai Plt Gubernur Sumatera Utara menggantikan Tengku Erry Nuradi. Namun demikian, penunjukkan ini masih menunggu surat resmi dari Menteri Dalam Negeri.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta