Pantau Flash
ICW: Pernyataan Jokowi Jadi Teguran Keras Buat Yasonna
Keluyuran saat Pandemi Korona, 20 Orang Diamankan Polisi di Jakarta Utara
Surat Edaran Kemenag: Salat Tarawih di Rumah dan Salat Id Ditiadakan
639 Jenazah Dimakamkan di DKI Jakarta Sesuai Protap COVID-19
Update COVID-19 Indonesia 6 April: 2.491 Positif, 192 Sembuh, 209 Meninggal

Jokowi Ingin Bangun Istana di Papua, Fadli Zon Malah Singgung Esemka

Jokowi Ingin Bangun Istana di Papua, Fadli Zon Malah Singgung Esemka Fadli Zon (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon angkat bicara menangapi terkait dengan kebijakan Presiden Joko Widodo mengabulkan sebagian besar dari 10 permintaan yang diajukan oleh tokoh-tokoh Papua, salah satunya untuk membangun Istana Presiden di Papua.

Fadli mengatakan, boleh saja Jokowi membangun istana di Papua asalkan tak hanya menjadi omong kosong belaka seperti apa yang terjadi pada Esemka.

Baca Juga: Jokowi: Istana Kepresidenan Dibangun di Papua Tahun Depan

"Menurut saya silakan saja, asal beneran. Jangan nanti kayak Esemka nasibnya. Sekarang juga Esemka kan hanya penempelan merk. Banyak yang berpendapat begitu," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Fadli menyebut terserah saja membangun atau memindahkan istana ke mana saja. Hanya saja, menurutnya legislatif tidak ikut pindah.

"Jadi eksekutif saja yang di Kalimantan atau di mana. Legislatif tetap di sini, jadi menteri-menteri tetap sini, nanti ada Gedung Mandala Bakti itu bisa jadi bagian dari DPR. Kantor Menpora bisa jadi bagian DPR. Jadi nggak perlu bangun-bangun gedung baru lagi di sini," ungkapnya.

Lebih lanjut, Fadli mencontohkan negara Afrika Selatan sudah menerapkan seperti apa yang ia harapkan. 

"Jadi gitu ya legislatif tetap di Jakarta, eksekutif di mana itu ya jika memang memaksakan kehendak memindahkan ibu kota dalam situasi saperti sekarang," tuturnya.

"Ya menterinya datang ke sini. Menterinya juga senang kan datang ke Jakarta," sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo mengabulkan sebagian besar dari 10 permintaan yang diajukan oleh tokoh-tokoh Papua, salah satunya untuk membangun Istana Presiden di "Pulau Cendrawasih" ini.

Baca Juga: Asrama Mahasiswa Papua Dilempar Ular, Wiranto Minta Jangan Terprovokasi

"Ya, dimulai tahun depan, istananya dibangun," kata Presiden saat menerima sekitar 61 tokoh Papua di Istana Negara Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Hal ini menanggapi 10 permintaan tokoh Papua yang diwakili Abisai Rollo yang disampaikan langsung kepada Presiden, yakni adanya pemekaran provinsi lima wilayah adat di Provinsi Papua-Papua Barat, pembentukan Badan Nasional Urusan Tanah Papua, penempatan pejabat-pejabat eselon 1 dan 2 di kementerian dan LPMK, pembangunan Asrama Nusantara di seluruh kota studi dan menjamin keamanan mahasiswa Papua, usulan revisi Undang-Undang Otsus dalam Prolegnas 2020.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: