Pantau Flash
Bursa Saham Kawasan Naik, IHSG Menguat 15,07 Poin
Eijkman: Flu Babi Membawa Semua Gen yang Pernah Menimbulkan Pandemi
Sudah Ada 29.919 Orang di Indonesia yang Sembuh dari COVID-19
Nadiem Tegaskan Kebijakan: Belajar Merdeka Memiliki Daya Saing Kuat
Pratikno: Janagan Ribut Lagi Soal Reshuffle, Progres Kabinet Berjalan Bagus

Jokowi Prioritaskan Rehabilitasi Pasar Pasca Kerusuhan di Wamena

Jokowi Prioritaskan Rehabilitasi Pasar Pasca Kerusuhan di Wamena Presiden Joko Widodo didampingi keluarga berbicara di teras Istana Merdeka Jakarta, Minggu (20/10/2019). (Foto: Antara/Desca Lidya Natalia)

Pantau.com - Presiden Joko Widodo menargetkan percepatan rehabilitasi infrastruktur pasca-kerusuhan di Wamena, Papua.

Presiden mengatakan rehabilitasi pasar akan menjadi salah satu prioritas pembangunan.

"Pasar Wouma ini merupakan pasar di mana rakyat, masyarakat menjual produk-produk pertanian yang dihasilkan oleh masyarakat di Wamena dan di sekitar Wamena. Baik itu dalam bentuk sayur, buah-buahan, dan juga barang-barang logistik yang diperlukan masyarakat Wamena dan sekitarnya. Sehingga ini kita berikan prioritas, didahulukan," kata Presiden usai peninjauan Pasar Wouma di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Senin (28/10/2019).

Presiden bersama Ibu Negara Iriana Widodo meninjau pasar tersebut.

Rehabilitasi Pasar Wouma ditargetkan rampung dalam 2 pekan dengan bantuan dari Zeni TNI.

Baca juga: Di Hari Sumpah Pemuda, Presiden Jokowi Ajak Pemuda Bersatu Bangun Bangsa

"Tadi saya sudah berikan target 2 minggu rampung, dikerjakan oleh Zeni selesai. Insya Allah selesai 2 minggu. Sudah langsung bisa dipakai, sehingga kegiatan ekonomi yang berada di pasar ini kembali pulih secepat-cepatnya," imbuhnya.

Presiden juga memerintahkan jajarannya untuk merehabilitasi rumah warga maupun rumah toko (ruko) yang rusak akibat kerusuhan.

Menurut Kepala Negara, perbaikan rumah warga akan dikerjakan secara swakelola, kerja sama Zeni dengan BUMN, agar lebih cepat.

"Ini kita ingin semuanya dikerjakan cepat, kembali semuanya normal, ekonomi juga bergerak kembali normal. Saya kira itu yang kita harapkan di Wamena. Bukan hanya ekonomi di Wamena dan sekitarnya, kita harapkan di Tanah Papua juga sama. Saya mengecek beberapa di Papua Barat, di sini, akan normal kembali," demikian Presiden dalam siaran pers Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden Erlin Suastini.

Sementara itu, untuk rehabilitasi kantor Bupati akan dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Hingga saat ini, menurut Kepala Negara, perbaikan tersebut masih dalam proses.

"Yang penting cepat dikerjakan, anggarannya dari (Kementerian) PU," lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi mengimbau agar seluruh masyarakat belajar yang terbaik dari pengalaman dan memegang komitmen untuk bersatu membangun Tanah Papua.

"Kalau yang berada di sini semuanya memegang komitmen untuk tetap selalu bersatu, bersama-sama membangun Tanah Papua, saya kira kesejahteraan dan kemakmuran akan cepat kita peroleh," ujar Jokowi.

Baca juga: RI Redam Dukungan Pasifik ke Papua Melalui Bantuan Luar Negeri?

"Saya kira aparat TNI dan Polri siap menjamin keamanan agar roda ekonomi yang ada kembali normal. Ya negara ini, Indonesia adalah negara besar. Jadi kalau ada masalah, ada problem kita selesaikan. Yang paling penting masalahnya selesai," ujarnya.

Sebelum meninjau pasar, Presiden Jokowi terlebih dahulu meninjau dan mendengar penjelasan proyek pengembangan Bandara Wamena. Dari Pasar Wouma, Presiden lalu meninjau kantor Bupati Jayawijaya yang juga menjadi titik kerusuhan di Wamena.

Saat berada di Pasar Wouma, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Plt. Kapolri Komjen Ari Dono, Gubernur Papua Lukas Enembe, dan Bupati Jayawijaya Jhon Banua.


Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Lilis Varwati

Berita Terkait: