Pantau Flash
Trump Berharap Seluruh Warga AS Disuntik Vaksin COVID-19 April 2021
Giannis Antetokounmpo MVP NBA 2020, Kalahkan King James dan Harden
Depok Berikan Kelonggaran Terhadap Aktivitas Warga 2 Pekan ke Depan
Rektor IPB Positif COVID-19 Tanpa Tunjukkan Gejala
Tambahan Kasus Harian COVID-19 RI Rekor Lagi, 4.168 Dinyatakan Positif

Jubir Prabowo Sebut Masa Depan Gerindra Ada di Tangan Megawati dan Jokowi

Headline
Jubir Prabowo Sebut Masa Depan Gerindra Ada di Tangan Megawati dan Jokowi Ilustrasi (Foto: Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Partai Gerindra saat ini menjadi buah bibir lantaran manuver Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang melakukan pertemuan dengan Presiden terpilih Joko Widodo dan Ketua Umum PDI Perjuangan.

Terbaru kedatangan Prabowo ke Kongres ke V PDIP diisyaratkan Gerindra semakin dekat dengan Pemerintah.

Juru Bicara Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan posisi Partai Gerindra berada dalam pemerintahan mau pun mengambil jalur oposisi itu tergantung Megawati Soekarnoputri dan Jokowi.

"Terkait posisi dimana tentu beliau (Prabowo) tahu persis etika politiknya, jadi sangat tergantung Bu Megawati dan Pak Jokowi membutuhkan Pak Prabowo dan Gerindra sebagai mitra kritis (oposisi) atau di dalam Pemerintahan," kata Dahnil saat dihubungi, Jumat (9/8/2019).

Baca Juga: PKS Tak Takut Jika Gerindra Merapat ke Koalisi Jokowi

Ia menekankan, bagi Prabowo sendiri baik dalam pemerintahan maupun mengambil peran oposisi sama saja. Ia mengatakan, Prabowo selalu ingin berkontribusi dalam pembangunan negara, tentu dengan cara menempatkan kiblat ekonomi.

"Pak Prabowo lebih banyak bicara hal-hal yang sifatnya kualitatif, misal terkait komitmen kita bersama untuk menerapkan pembangunan ekonomi yang berpijak pada UUD 45 pasal 33, kata kunci yang selalu digunakan Pak Prabowo adalah beliau ingin berkontribusi untuk kepentingan bangsa dan negara," ungkapnya.

Sementara di sisi lain, Gerindra sebagai partai sudah menyerahkan sepenuhnya kepada Prabowo untuk menentukan sikap politik berada dalam pemerintahan ataukah mengambil peran oposisi dalam lima tahun ke depan.

"Dan, sampai saat ini silaturahim Pak Prabowo dengan Bu Megawati dan Pak Jokowi baik sekali," tandasnya.

Baca Juga: Gerindra: Kalau Gagasan Diterima, Kami dengan Senang Hati Masuk Pemerintah

Sementara sebelumnya, Wakil Sekjen Partai Gerindra, Andre Rosiade, menegaskan kembali jika kehadiran ketua umum partainya ke acara Kongres ke V PDIP jangan disalahartikan.

"Jangan disalahartikan bahwa pertemuan tersebut, merupakan komunikasi untuk berkoalisi di pemerintahan. Kehadiran Prabowo tidak ada kaitannya dengan komposisi menteri yang merupakan hak preogatif presiden. Yang ingin saya tekankan bahwa kehadiran Prabowo nanti merupakan contoh bagus bagi demokrasi di Indonesia," tandasnya.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: