Pantau Flash
DPRD Jember dengan Bupati Tidak Akur, La Nyalla Bakal Adukan ke Presiden
Erick Thohir Ganti Dirut PT Pembangunan Perumahan
Doni Monardo Sebut Akan Ada Standarisasi Harga Tes PCR
Gempa M 7,1 Maluku Utara Akibat Subduksi Lempeng Laut Filipina
Seorang Pemain Tottenham Hotspur Positif Terinfeksi COVID-19

Jumlah Pendaftar Relawan COVID-19 Capai 15.250

Jumlah Pendaftar Relawan COVID-19 Capai 15.250 Petugas medis bersiap di ruang perawatan Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). (Foto: Antara/Kompas/Heru Sri Kumoro/Pool)

Pantau.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat sebanyak 15.250 relawan telah mendaftarkan diri untuk ikut membantu penanganan pandemi COVID-19 di Tanah Air.

"Per 1 April 2020 pukul 17.00 WIB telah terdaftar 15.250 relawan di mana 2.529 relawan medis dan 12.721 relawan nonmedis," kata Ketua Relawan COVID-19 Andre Rahadian dalam konferensi pers yang diadakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Kantor Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Kamis (2/4/2020).

Dari relawan medis yang mendaftar, kelompok terbesar berasal dari perawat dengan jumlah sebanyak 1.227 orang. Melalui seleksi dan persiapan dari Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kesehatan Kementerian Kesehatan, saat ini ada 222 perawat yang sudah bertugas sebagai relawan.

Baca juga: 84 Tenaga Medis di Jakarta Positif COVID-19, Dua Orang dalam Kondisi Hamil

Kemudian, sejumlah relawan perawat sedang dalam proses pemeriksaan kesehatan sebelum ditempatkan bertugas. "Kami akan memberikan insentif tunai kepada relawan medis, sebagai tambahan dari insentif dalam aturan pemerintah," ujar Andre.

Untuk relawan yang disalurkan melalui Badan PPSDM Kesehatan, sumber bantuan berasal dari Adaro Group dan Bakrie Group. Bagi relawan nonmedis, saat ini gugus tugas sedang membuat konsep kesiagaan komunitas di mana peran relawan sampai ke tingkat RT menjadi sangat penting untuk memutus rantai penyebaran COVID-19, membantu tetangga atau warga yang positif melakukan karantina mandiri, dan mampu membantu warga yang atau terdampak secara ekonomi.

Prosedur terkait konsep kesiagaan komunitas itu akan dikirimkan pekan depan kepada relawan non medis untuk bisa diterapkan di lingkungannya.

Baca juga: Seorang Tenaga Medis di Medan Positif COVID-19

Pada pekan ini, relawan COVID-19 menyalurkan bantuan ke rumah sakit rujukan dan 44 puskesmas yang menjadi bagian terdepan dalam penanganan COVID-19.

Bantuan yang disalurkan berupa vitamin, susu dan minuman isotonik yang berguna untuk sumber energi dan menjaga imunitas tenaga kesehatan yang berada di garis terdepan penanganan COVID-19. Bantuan itu didapatkan dari Soho Group, Danone Group, Japfa, dan Cimory.

Andre mengajak agar kelompok yang secara sendiri-sendiri maupun secara komunitas memberikan bantuan secara langsung kepada masyarakat dalam upaya penanganan COVID-19 dapat menyampaikan rencana kegiatan ataupun aksi yang sudah dilakukan ke portal relawan. Hal ini diperlukan agar seluruh kegiatan selalu terkoordinasi dan bisa bersinergi.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: