Kabareskrim akan Selesaikan Kasus Koperasi Indosurya, Korbannya 14.500 Orang

Headline
Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Agus Andrianto. (Pantau.com/Syrudatin)

Pantau – Kepolisian berkomitmen selesaikan kasus dugaan penipuan koperasi Indosurya yang diduga mengakibatkan kerugian 14.500 korbannya yang mencapai puluhan miliar.

Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Agus Andrianto menegaskan kasus tersebut akan kadaluarsa 15 tahun, dan selama itu dia akan terus menangani perkaranya.

Kabareskrim mengungkapkan, proses ini akan memakan waktu yang cukup lama, Karena banyak nya laporan pengaduan yang masuk dari berbagai daerah.

Adapun berkas dari dua tersangka telah lima kali bolak balik ditolak kejaksaan agung karena dinyatakan belum lengkap.

Untuk itu dia memutuskan menangani langsung dan memerintahan jajarannya untuk memproses laporan pengaduan yang masuk dan melakukan upaya paksa kembali kepada tersangka.

Menurut Kabareskrim, sejauh ini kendala kepolisian dalam menangani kasus dugaan penipuan koperasi indosurya adalah tempus dan lokusnya berbeda beda, atau tempat dan lokasi yang berbeda.

“Bolak Balik perkara yang dilakukan selama proses penyidikan, untuk setiap tersangka hampir semuanya diatas lima kali,” ujarnya pada keterangan pers di Lobby Kantor Bareskrim Mabes Polri, Selasa (28/6/2022).

Diberitakan kepolisian telah menetapkan tiga tersangka terkaitvkasus dugaan penipuan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Cipta.

Mereka ada adalah Henry Surya, June Indria, dan Suwito Ayub.

Dua tersangka yakni Henry Surya dan June Indria yang telah dilepaskan polisi karena habis masa penahanan 120 hari, dan satu tersangka Suwito Ayub masih buron.

Sejauh ini dana yang telah berhasil teridentifikasi sebayak. 42 miliar , 21 aset senilai Rp 2,1 triliun , dan kendaraan sebanyak 47 unit.

Tercatat ada dana yang berhasil dihimpun di KSP Indosurya Cipta berasal dari 14.500 investor mencapai Rp15 triliun. [Laporan: Syrudatin]

Tim Pantau
Editor
Desi Wahyuni
Penulis
Desi Wahyuni