Pantau Flash
Gunung Semeru Erupsi, Warga Diperingatkan untuk Selamatkan Diri
Bus PO Sudiro Tungga Jaya Terbakar di Ruas Tol Semarang-Solo
Pemkab Garut Salurkan Bantuan Uang untuk Rumah Terendam Banjir
Disiplin Prokes Masih Jadi Satu Cara Cegah Varian COVID-19
Polri Terbitkan Perpol Pengangkatan 57 Eks Pegawai KPK

Kabupaten Tak Jauh dari Jakarta Ini Mencatat Tidak Ada Korban Meninggal Covid-19 dalam 1 Bulan Terakhir

Kabupaten Tak Jauh dari Jakarta Ini Mencatat Tidak Ada Korban Meninggal Covid-19 dalam 1 Bulan Terakhir Ilustrasi. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Dinas Kesehatan Cianjur, Jawa Barat, mencatat selama satu bulan terakhir tidak ada pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia, seiring terus menurunnya angka penularan di sebagian besar di wilayah itu, atau nol kasus, sementara selama pandemi 201 orang meninggal dunia karena Covid-19.

Kepala Dinkes Cianjur, Cahyo Supriyo saat dihubungi Rabu (27/10/2021), mengatakan selama puncak pandemi kedua tercatat 10.859 orang pasien positif menjalani isolasi di tempat isolasi terpusat seperti rumah sakit, vila khusus dan isolasi mandiri, dimana sebagian besar sudah dinyatakan sembuh, hingga dua hari terakhir tercatat tinggal 4 orang yang menjalani isolasi.

"Untuk hari ini, tinggal 4 orang yang masih menjalani isolasi di rumah sakit, sedangkan empat orang lainnya sudah dinyatakan sembuh dan sudah kembali beraktivitas seperti biasa. Sedangkan satu bulan terakhir, tidak ada pasien yang meninggal karena COVID-19," katanya.

Baca juga: Sah! Harga PCR Resmi Turun Jadi Rp275 Ribu, di Luar Jawa-Bali Rp300 Ribu

Ia menuturkan seluruh tempat isolasi terpusat seperti rumah sakit, vila khusus dan balai Kesehatan, sudah kosong dari pasien. Bahkan tiga rumah sakit daerah, sudah berfungsi seperti semula merawat dan melayani pasien umum. Untuk terus menekan angka penularan, pihaknya menggencarkan vaksinasi hingga ke pelosok.

Tenaga kesehatan di masing-masing puskesmas yang ada di Cianjur, diharuskan dapat memberikan vaksinasi untuk 1.000 penerima setiap hari, sehingga persentase vaksinasi dapat terus meningkat, dimana hingga saat ini, persentase vaksinasi baru mencapai 38 persen dari total 1,9 juta penerima.

"Kita terus berupaya untuk mencapai target minimal di angka 50 persen dalam pekan ini, guna mengejar target 70 persen hingga bulan depan. Tujuannya agar Cianjur dapat turun ke level 1, sehingga berbagai pembatasan dapat dilonggarkan secara maksimal," kata Cahyo.

Baca juga: Pemerintah Turunkan Harga PCR Rp275 Ribu, Langsung Berlaku Mulai Hari Ini

Sementara Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Cianjur, dr Yusman Faisal, mengatakan hingga saat ini, tingkat penularan di sebagian besar wilayah Cianjur, terus menurun dan sebagian besar sudah masuk zona hijau dengan nol kasus sejak dua bulan terakhir. Gebyar vaksinasi sebagai upaya meningkatkan kekebalan kelompok di Cianjur, terus digencarkan.

"Kami juga masih mengimbau satgas dan gugus tugas untuk tetap melakukan pengawasan dan menggencarkan sosialisasi agar partisipasi warga untuk mendapatkan vaksinasi terus meningkat. Termasuk mendekatkan pusat layanan vaksinasi hingga ke tingkat RW, " katanya.

Tim Pantau
Editor
Adryan N
Penulis
Adryan N

Berita Terkait: