Pantau Flash
DPR RI Setujui Perppu Pilkada Menjadi Undang-Undang
Putar Ekonomi Dalam Negeri, Pertamina Gandeng 3 BUMN
OMG! Utang Garuda Indonesia Capai Rp31,9 Triliun
Peserta UTBK SBMPTN Bersuhu Tubuh di Atas 37,5 Derajat Tak Boleh Ikut Ujian
Presiden Jokowi Optimistis Defisit Anggaran Dapat Menyusut di 2023

Kapolri Tunjukkan Senjata Api Milik Pihak Lain dalam Aksi 22 Mei

Kapolri Tunjukkan Senjata Api Milik Pihak Lain dalam Aksi 22 Mei Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian (kanan). (Foto: Antara/M. Risyal Hidayat)

Pantau.com - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menunjukkan satu unit senjata serbu jenis M4, satu unit pistol, dan satu unit revolver yang akan dipakai kelompok tertentu saat aksi massa 22 Mei.

Kapolri menunjukkan senjata-senjata itu saat jumpa pers di Kantor Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemen Polhukam), Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (22/5/2019).

Baca juga: Polri Bantah Ada Personel Brimob dari China Amankan Aksi 22 Mei

Jumpa pers dihadiri Menkopolhukam Wiranto, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dan Menkominfo Rudiantara Sambil mengangkat senjata M4, Tito juga memperlihatkan alat peredam suara senapan buatan Amerika Serikat itu.

"Diberi peredam agar tidak terdengar suaranya," katanya menegaskan.

Senapan juga sudah didesain agar bisa dipasangi teleskop sehingga bisa sebagai senjata sniper, katanya.

Baca juga: Polisi Amankan Mobil Ambulans Berlogo Partai, Isinya Batu-batu

Kapolri mengatakan bahwa senjata itu akan dipakai untuk menembak massa yang akan berdemonstrasi 22 Mei dengan tujuan agar seolah-olah dilakukan oleh aparat sehingga menimbulkan kemarahan publik.

Ia mengatakan bahwa Polri juga menangkap tiga orang dengan barang bukti satu pucuk pistol jenis glock, sepucuk revolver, dan 12 dus peluru.

Kedua senjata api itu, kata Tito, juga akan dipakai untuk menembak massa aksi 22 Mei dengan tujuan agar seolah-olah dilakukan oleh aparat.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: