Pantau Flash
KPK Ingatkan Penyelewengan Anggaran Terkait Korona Bisa Dihukum Mati
Pangeran Charles Sembuh dari Virus Korona
Mitigasi Dampak COVID-19, BI Dukung Penerbitan Perppu No 1 Tahun 2020
10.597 Warga Jabar Sudah Ikut Rapid Test, 409 Ditemukan Positif COVID-19
Di Tengah Wabah Korona, Menteri Edhy: KKP Akan Berikan Layanan Terbaik

Kasus Aulia Kesuma Pembunuh Suami dan Anak Tiri Akan Dilimpahkan ke PMJ

Kasus Aulia Kesuma Pembunuh Suami dan Anak Tiri Akan Dilimpahkan ke PMJ Aulia Kesuma alias Aulia Mei Nei. (Foto: Facebook/Aulia Kesuma)

Pantau.com - Kasus pembunuhan disertai pembakaran yang dilakukan Aulia Kesuma (45) kepada suami serta anak tirinya segera dilimpahkan Polda Jawa Barat ke Polda Metro Jaya.

Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi mengatakan pihaknya sepakat penyidikan dilakukan oleh Polda Metro Jaya karena pelaku pembunuhan beralamat dan perencanaan pembunuhan berlokasi di Jakarta.

"Di Jawa Barat hanya membuang jenazah dan membakar saja. Jadi kita sepakat dengan Kejaksaan, ini akan dilimpahkan ke Polda Metro Jaya secepat mungkin," kata Rudy di Mapolda Jawa Barat, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Kamis (29/8/2019).

Baca juga: Aulia Kesuma, Si Otak Pembunuhan Ayah-Anak di Sukabumi Bermodal Rp500 Juta

Polisi sebelumnya mengungkap kasus Aulia yang diduga menjadi dalang pembunuhan berencana terhadap suaminya, Edi Chandra Purnama (54) dan anak tirinya, Muhamad Adi Pradana (23).

Kedua korban tersebut dibunuh dengan cara dilumpuhkan dan dibekap kemudian mayatnya yang dibuang dengan dibakar di dalam mobil di Sukabumi.

Setelah ada penemuan mobil terbakar di Sukabumi yang berisi jenazah kedua korban, polisi langsung melakukan penyelidikan terhadap kediaman korban yang berada di Jakarta Selatan.

Dia mengatakan, pelimpahan tersebut segera dilakukan. Menurut Rudy, Polda Metro Jaya sudah menunggu untuk bisa segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Baca juga: Aulia Kesuma Terus Menangis Usai Membunuh dan Bakar Suami serta Anak Tiri

Jika memungkinkan, kata dia, pekan ini bisa segera dilimpahkan. "Di sana (Polda Metro Jaya) sudah menunggu untuk rekonstruksi," katanya.

Sementara itu, Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi menyebutkan Aulia melancarkan niat jahatnya itu karena memiliki motif untuk memburu harta warisan demi membayar utang.

Berdasarkan keterangan, Nasriadi mengungkapkan Aulia memiliki utang sebesar Rp10 miliar.

"Jadi yang bersangkutan memiliki utang Rp10 miliar, terdiri dari dua bank, bank A Rp7 miliar dan bank B 2,5 miliar. Sedangkan sisanya Rp500 juta adalah utang dia dari kartu kredit," kata Nasriadi.

Atas perbuatannya, tersangka Aulia pun terancam dijerat pasal 340 dan atau 338 KUHP dengan ancaman hukuman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama 20 tahun.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: